Tong Tong, Boneka AI Pertama yang Mirip Anak Manusia



TL;DR
  • Tong Tong, boneka AI mirip anak manusia.
  • Diciptakan oleh BIGAI, punya kemampuan kognitif dan emosional.
  • Lulus tes Tong, menunjukkan kecerdasan umum buatan.
Tong Tong, Boneka AI Pertama yang Mirip Anak Manusia - the picture via: myelectricsparks - pibitek.biz - AGI

the picture via: myelectricsparks


336-280

pibitek.biz - Ilmuwan China dari Beijing Institute of General Artificial Intelligence (BIGAI) telah menciptakan sebuah boneka AI yang luar biasa, bernama Tong Tong. Boneka ini menyerupai anak manusia berusia tiga tahun, dengan kemampuan kognitif dan emosional yang setara. Tong Tong diperkenalkan sebagai loncatan besar dalam teknologi AI, yang menarik perhatian dunia.

Tong Tong pertama kali ditampilkan di Frontiers of General Artificial Intelligence Technology Exhibition, di mana boneka AI ini memukau para pengunjung dengan kualitasnya yang sangat mirip manusia. Media lokal melaporkan bahwa Tong Tong bisa berinteraksi dengan orang-orang sambil menunjukkan emosi dan reaksi seperti anak kecil. Dengan kecerdasan emosional dan kosakata lebih dari 600 kata, Tong Tong menunjukkan kemampuan belajar yang sebanding dengan balita manusia.

Ia juga bisa belajar dan beradaptasi secara mandiri dengan berbagai situasi, yang menunjukkan kemampuan canggihnya. Selama pameran, Tong Tong menunjukkan bakatnya untuk melakukan tugas-tugas seperti membersihkan lingkungan, yang menunjukkan kemampuannya untuk memahami dan merespon sekitarnya. Yang menarik, ia juga memiliki kecenderungan untuk menyelesaikan masalah di lingkungannya secara otomatis, yang menunjukkan kemampuan pemecahan masalahnya.

Direktur BIGAI, Zhu Songchun, memperkenalkan "tes Tong", yang merupakan kemajuan penting dalam mengukur kecerdasan umum buatan. Berbeda dengan tes Turing yang tradisional, yang hanya fokus pada komunikasi manusia-AI, tes Tong mencakup berbagai parameter, yang secara komprehensif mengevaluasi kemampuan AI. Dalam sebuah wawancara dengan South China Morning Post, Zhu menjelaskan visi BIGAI untuk meningkatkan kecerdasan umum buatan, yang menekankan pentingnya menciptakan entitas yang bisa memahami kompleksitas dunia nyata sambil memiliki berbagai keterampilan.

Ia menekankan bahwa Tong Tong merupakan perbedaan dari robot bertenaga AI yang konvensional, karena ia melewati batasan fisik, dan memiliki bentuk virtual dengan kemampuan kognitif yang tak tertandingi. Kemunculan Tong Tong menandai momen penting dalam mencapai kecerdasan umum buatan, dengan implikasi yang melampaui model AI yang konvensional. Dengan perpaduan unik antara otonomi, kecerdasan emosional, dan kecakapan kognitif, Tong Tong membuka era baru dalam pengembangan AI, yang menawarkan wawasan menjanjikan tentang masa depan interaksi manusia-mesin.