Windows 11 Tetap Bertahan, Windows 12 Masih Lama



TL;DR
  • Windows 11 versi 24H2 akan rilis akhir tahun ini.
  • Windows 12 diharapkan akan datang pada akhir 2024.
  • Microsoft fokus mengembangkan fitur AI pada Windows 11 24H2.
Windows 11 Tetap Bertahan, Windows 12 Masih Lama - photo origin: techradar - pibitek.biz - Komputasi

photo origin: techradar


336-280

pibitek.biz - Microsoft sudah mengumumkan bahwa update terbaru untuk Windows 11, yaitu versi 24H2, akan rilis akhir tahun ini. Ini kabar baik bagi pengguna Windows 11, tapi mungkin bikin kecewa yang nunggu Windows 12. Windows 12 itu katanya generasi baru dari sistem operasi Windows. Update Windows 11 24H2 ini diperkirakan keluar sekitar bulan September atau Oktober. Update ini bakal lanjutin fokus Microsoft untuk kembangin fitur-fitur AI yang bisa bantu pengguna. Jadi, jangan harap ada Windows 12 dulu, setidaknya sampai akhir 2024.

Banyak orang yang yakin bahwa Windows 12 bakal datang lebih cepat karena banyak fitur AI canggih yang dijanjikan. Rilis Windows 12 ini punya kode nama Hudson Valley. Rencananya, pengumuman resmi bakal dilakukan pertengahan 2024, dan mulai dirol keluar akhir 2024.

Menurut Windows Central, konfirmasi update tahunan Windows ini datang dari catatan perubahan Windows 11 versi preview yang dipublikasikan tanggal 8 Februari 2024. Microsoft menulis: "Mulai dengan Build 26-xx hari ini, Windows Insiders di Canary dan Dev Channels akan lihat versi yang diupdate di Settings > System > About (dan winver) menjadi versi 24H2. Ini artinya Windows 11, versi 24H2 akan jadi update fitur tahunan tahun ini".

Windows 11 24H2 tetap layak untuk diupdate karena Microsoft sekarang jadi salah satu pemimpin di bidang komputasi pribadi yang aktif mengembangkan AI. Buktinya, Microsoft sangat antusias memperkenalkan dan mempromosikan Windows Copilot, asisten AI digital yang bahkan punya tombol sendiri di keyboard. Fitur AI baru ini bakal manfaatkan prosesor-prosesor terbaru dari produsen seperti AMD, Intel, dan Qualcomm, yang sudah punya dukungan khusus untuk AI.

Ada beberapa alasan yang diduga kenapa Microsoft masih betah di Windows 11. Salah satunya adalah Microsoft enggan memecah basis pengguna PC mereka dengan ada tiga versi Windows besar di pasaran. Basis pengguna mereka sekarang juga udah terbagi, karena banyak yang masih setia ke Windows 10 (katanya jumlahnya dua kali lipat dari pengguna Windows 11).

Sementara itu, Windows Central juga punya beberapa alasan yang masuk akal kenapa Microsoft masih nempel di Windows 11. Salah satunya adalah kepala Windows dan Surface sebelumnya, Panos Panay, udah cabut dari Microsoft. Panay yang memimpin tim Surface sejak awal, dan ngurusin pengembangan Windows sejak 2020.