Mozilla Ganti CEO, Fokus ke Privasi Data



TL;DR
  • Mozilla Corp. Mengumumkan pergantian CEO, Mitchell Baker mundur untuk fokus ke AI dan keamanan internet.
  • Laura Chambers, anggota dewan Mozilla, menjadi CEO sementara dan mencari pengganti tetap.
  • Mozilla ingin mengembangkan produk baru yang tanggap terhadap isu privasi data.
Mozilla Ganti CEO, Fokus ke Privasi Data - image owner: fortune - pibitek.biz - User

image owner: fortune


336-280

pibitek.biz - Mozilla Corp., pengelola browser Firefox sumber terbuka, mengumumkan pergantian CEO. Mitchell Baker, salah satu pendiri Mozilla Project, mundur dari jabatannya untuk lebih fokus ke AI dan keamanan internet sebagai ketua yayasan nirlaba. Laura Chambers, anggota dewan dan pengusaha yang pernah bekerja di Airbnb, PayPal, dan eBay, menggantikannya sebagai CEO sementara sampai ada pengganti tetap. Baker bilang, dia yang memilih mundur karena khawatir dengan kondisi internet dan kepercayaan publik saat ini. Dia mau menawarkan alternatif produk yang lebih baik untuk orang-orang.

Dia juga mau lebih perhatian ke kebijakan, produk, dan proses yang bisa melawan model bisnis yang bikin orang marah-marah. Dia tanya, apa hubungan antara keresahan global dan interaksi manusia dengan teknologi?

Chambers punya rencana untuk mengembangkan produk baru yang tanggap dengan isu privasi data. Dia juga aktif mencari CEO tetap.

Sebelum masuk dewan Mozilla tiga tahun lalu, Chambers merasa kecewa dengan masyarakat karena pengaruh uang di politik dan kekuatan raksasa teknologi. Dia bingung mau ngapain, dan merasa ini cara yang asli untuk bikin perubahan. Chambers nggak mau jadi CEO tetap, karena dia mau balik ke Australia akhir tahun ini karena alasan keluarga.

Dia bilang, ini contoh Mozilla yang jadi panutan dalam mengatur pergantian pimpinan. Pergantian ini terjadi di saat Mozilla harus membayangkan ulang perannya di dunia yang didominasi oleh Big Tech dan AI. Firefox, yang dirilis 20 tahun lalu untuk melawan Internet Explorer, sekarang cuma punya pangsa pasar browser di bawah 10% di dunia yang dikuasai Google Chrome.

Mozilla dapet duit dari kerjasama pencarian, sebagian besar dari Google. Tapi AI memberi yayasan nirlaba dan Baker semangat baru untuk menciptakan alternatif yang bisa menangani deepfake, masalah privasi data, dan kekuatan Big Tech. Tahun lalu, mereka merilis startup Mozilla.ai dan Mozilla Corp. fokus ke ekstensi produk seperti Mozilla Monitor yang bisa hapus data pelanggan dari web. Buat Baker, sukses itu tentang mempengaruhi pembicaraan dan memberi pilihan bermakna ke konsumen dan pengembang dalam beraktivitas online.