DOJ Tunjuk Kepala Penasihat Iptek dan Petugas AI Pertama



TL;DR
  • DOJ tunjuk Jonathan Mayer jadi penasihat teknologi dan AI.
  • Mayer akan bantu DOJ hadapi isu-isu cyber, AI, dan teknologi baru.
  • Mayer juga akan ikuti perintah eksekutif Biden tentang AI yang aman.
DOJ Tunjuk Kepala Penasihat Iptek dan Petugas AI Pertama - image source: pymnts - pibitek.biz - Hukum

image source: pymnts


336-280

pibitek.biz - Jaksa Agung Merrick B. Garland menunjuk Jonathan Mayer sebagai kepala penasihat ilmu pengetahuan dan teknologi serta petugas AI pertama Departemen Kehakiman. Penunjukan ini menegaskan komitmen departemen dalam mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang, menurut siaran pers.

Sebagai kepala penasihat ilmu pengetahuan dan teknologi, Mayer akan memberi nasihat kepada jaksa agung dan bekerja sama dengan berbagai departemen di Departemen Kehakiman terkait isu-isu teknis kompleks, seperti keamanan cyber dan AI, demikian keterangan pers tersebut. Dengan latar belakang dalam bidang ilmu komputer dan hukum, Mayer telah fokus pada prosedur pidana, keamanan nasional, dan perlindungan konsumen, kata keterangan pers tersebut. Ia adalah seorang profesor muda di Departemen Ilmu Komputer dan Sekolah Urusan Publik dan Internasional di Princeton University.

Mayer, yang akan bekerja di Kantor Kebijakan Hukum, akan memimpin upaya membangun kemampuan teknologi departemen dengan merekrut bakat teknis terbaik dan memastikan bahwa departemen ini siap menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh teknologi yang muncul, sesuai dengan keterangan pers tersebut. Mayer juga akan memimpin pengembangan tim ahli dalam bidang teknologi, termasuk keamanan cyber dan AI, untuk memberi nasihat kepada pimpinan dan mengkoordinasikan upaya di seluruh departemen dan dengan mitra federal, sesuai dengan keterangan pers tersebut.

Selain perannya sebagai kepala penasihat ilmu pengetahuan dan teknologi, Mayer juga ditunjuk sebagai petugas AI yang bertanggung jawab, sejalan dengan perintah eksekutif Presiden tentang Pengembangan dan Penggunaan AI yang Aman, Aman, dan Terpercaya, demikian keterangan pers tersebut. Dalam kapasitas ini, Mayer akan memimpin upaya untuk mendorong inisiatif intra-departemen dan lintas-agensi tentang AI dan isu terkait, sesuai dengan keterangan pers tersebut. Ia juga akan memimpin Dewan Teknologi yang Baru Terbentuk, yang mengawasi dan mengatur penggunaan AI dan teknologi baru lainnya di Departemen Kehakiman.

Presiden Joe Biden menandatangani perintah eksekutif tentang AI pada bulan Oktober, yang menetapkan seperangkat pedoman dan peraturan awal untuk penggunaan AI yang kemungkinan akan diperkuat melalui tindakan legislatif dan perjanjian internasional. Dalam pidatonya sebelum menandatangani perintah tersebut, Biden mengatakan: "AI ada di sekitar kita. Untuk mewujudkan janji AI dan menghindari risikonya, kita perlu mengatur teknologi ini".