Visi AI IBM: Kelola Masa Depan Industri dengan LLM



TL;DR
  • IBM bicara soal AI dan LLM di MWC Barcelona.
  • AI bantu industri tumbuh, analisis data, dan layanan pelanggan.
  • LLM punya tantangan dan peluang untuk bisnis.
Visi AI IBM: Kelola Masa Depan Industri dengan LLM - image origin: siliconangle - pibitek.biz - Manusia

image origin: siliconangle


336-280

pibitek.biz - Inovasi AI membutuhkan keseimbangan antara implementasi strategis dan pengembalian investasi. Industri di seluruh dunia berusaha memanfaatkan kekuatan LLM dan kecil. Stephen Rose, manajer umum industri global di IBM, mengatakan bahwa ada minat besar terhadap AI. Ia mengatakan bahwa orang-orang mulai memahami apa yang terjadi dengan LLM. Ia juga mengatakan bahwa orang-orang ingin tahu efektivitas, pertimbangan strategis, dan biaya penggunaan teknologi AI. Ia menambahkan bahwa orang-orang juga ingin tahu pengembalian modal yang diinvestasikan.

Rose berbicara dengan analis theCUBE Research Dave Vellante, John Furrier, dan Shelly Kramer di MWC Barcelona. Mereka membahas bagaimana AI merevolusi industri, dengan fokus pada penggunaan AI untuk menciptakan peluang pertumbuhan, analisis data real-time, dan perubahan budaya seputar kasus penggunaan awal. Rose mengatakan bahwa operator telekomunikasi mengubah pola pikir mereka untuk menjangkau pasar enterprise.

Mereka menyadari perlunya menjadi lebih canggih dalam pendekatan pasar mereka. Fokus mereka bergeser dari pengendalian biaya menjadi penggunaan AI untuk menciptakan peluang pertumbuhan. Mereka juga mengubah pola pikir dan KPI mereka sesuai dengan itu.

Rose juga mengatakan bahwa analisis data real-time mengubah cara operasi dilakukan. Analisis data memberikan wawasan tentang sentimen pelanggan dan memungkinkan representasi digital dari bisnis. Rose mencontohkan bahwa AI mengubah layanan pelanggan dengan memberikan analisis tonalitas dan bahasa real-time untuk membantu agen dalam menangani panggilan.

AI juga memberikan data pengalaman dan jaringan historis. Rose menjelaskan bahwa LLM dapat diterapkan pada berbagai kasus penggunaan bisnis. Namun, tantangannya adalah menjalankan model spesial dan mengintegrasikannya dengan model lain.

Organisasi harus fokus pada implementasi kasus penggunaan baru dengan cepat dan menentukan apakah akan membeli, membangun, atau meminjam model. Rose mengatakan bahwa membuat model parameter besar bisa mahal. Rose mengatakan bahwa orang-orang mulai memahami bagaimana mengambil LLM dan menerapkannya pada kasus penggunaan bisnis mereka.

Ia juga mengatakan bahwa orang-orang harus siap menjalankan jenis kasus penggunaan tersebut. Ia menambahkan bahwa mungkin model bahasa kecil di jaringan Edge bisa lebih terkontrol karena menggunakan data milik sendiri.