Face Check, Fitur Baru Microsoft untuk Verifikasi Wajah



TL;DR
  • Face Check, fitur verifikasi wajah Microsoft.
  • Bekerja sama dengan mitra verifikasi terkemuka.
  • Menghormati privasi dan keamanan pengguna.
Face Check, Fitur Baru Microsoft untuk Verifikasi Wajah - picture owner: cloudinary - pibitek.biz - Aplikasi

picture owner: cloudinary


336-280

pibitek.biz - Microsoft baru saja merilis Face Check, fitur pengenalan wajah terbaru untuk platform identitas digital Entra Verified ID. Face Check memungkinkan bisnis untuk membandingkan selfie pengguna dengan ID pemerintah atau kredensial karyawan mereka, memberikan lapisan keamanan tambahan untuk operasi sensitif seperti reset kata sandi atau akses help desk. Microsoft tidak mau bersaing dengan pasar yang sudah penuh, tapi malah bekerja sama dengan penyedia verifikasi terkemuka untuk memudahkan bisnis dan pengembang mengintegrasikan layanan verifikasi kelas dunia (seperti verifikasi ID pemerintah atau entitas hukum) dengan kode kustom minimal, kata Ankur Patel, manajer produk mitra Microsoft untuk Entra Verified ID, dalam wawancara dengan VentureBeat.

Bisnis dan mitra verifikasi bisa mengintegrasikan Face Check untuk meningkatkan verifikasi biometrik yang menghormati privasi secara real-time, katanya. Pendekatan teknis Entra Verified ID yang berbasis standar terbuka ditambah dengan strategi untuk bermitra daripada bersaing akan membantu Entra ID memberikan verifikasi berkualitas perusahaan, selain keamanan, kepatuhan, dan privasi. Face Check memanfaatkan layanan Azure AI dari Microsoft untuk membandingkan selfie langsung dengan foto ID terverifikasi pengguna dengan cara yang menghormati privasi.

Hanya hasil perbandingan, dan bukan data biometrik sensitif, yang dibagikan dengan aplikasi yang memverifikasi. Pendekatan ini mengurangi risiko privasi dan kepatuhan yang terkait dengan teknologi pengenalan wajah, menurut Patel. Data kehidupan pengguna hanya dibandingkan dengan izin mereka dan tidak dibagikan.

Skor perbandingan adalah satu-satunya informasi yang dibagikan dengan aplikasi yang meminta, katanya. Mitra Microsoft bilang Face Check sudah memberikan hasil. Misalnya, BEMO, pemimpin dalam layanan help desk, sudah mengimplementasikan Face Check untuk memverifikasi identitas banyak karyawan help desk mereka.

Perusahaan itu bilang lebih dari 100 pelanggan bisnis BEMO juga sudah mengimplementasikan Face Check. Face Check masuk ke pasar verifikasi identitas yang padat, tapi Microsoft bertaruh pada integrasi daripada persaingan. Pendekatan API terbuka Face Check juga bisa memberikan keunggulan untuk adopsi perusahaan.

Verifikasi identitas menjadi sangat penting dengan meningkatnya kejahatan siber dan penipuan yang didukung AI. Dengan memanfaatkan standar terbuka daripada teknologi pengenalan wajah milik sendiri, Microsoft memposisikan Entra Verified ID sebagai pusat universal untuk platform identitas digital. Dengan Face Check, Microsoft berusaha membuat verifikasi identitas multi-faktor lancar di berbagai perangkat, aplikasi, dan platform.