iMessage Lolos dari Aturan Baru UE, Google Kecewa



TL;DR
  • iMessage, Bing, dan Edge tidak terkena aturan baru Uni Eropa.
  • Google kecewa dengan keputusan tersebut dan ingin iMessage lebih terbuka untuk ponsel Android.
  • Digital Markets Act (DMA) bertujuan membuat pasar digital lebih adil dan terbuka.
iMessage Lolos dari Aturan Baru UE, Google Kecewa - image source: techradar - pibitek.biz - Whatsapp

image source: techradar


336-280

pibitek.biz - iMessage, aplikasi pesan dari Apple, tidak akan terkena aturan baru Uni Eropa. Aturan itu ditujukan untuk platform online besar yang dianggap "pintu gerbang". Komisi Eropa memutuskan bahwa iMessage, bersama dengan Bing dan Edge dari Microsoft, tidak termasuk kategori itu. Google, yang ingin iMessage lebih terbuka untuk ponsel Android, tidak senang dengan keputusan ini. Aturan baru yang dimaksud adalah Digital Markets Act (DMA). DMA akan mulai berlaku pada Maret 2024.

DMA bertujuan untuk membuat pasar digital lebih "adil dan terbuka" untuk semua pihak. DMA akan mengatur platform online besar dengan berbagai ketentuan dan larangan. Salah satu hal yang diatur oleh DMA adalah interoperabilitas antara layanan platform dengan layanan lain.

DMA juga akan memberikan akses data gratis yang berkaitan dengan layanan platform. DMA juga akan mencegah perusahaan melarang penghapusan aplikasi. Menurut laporan Bloomberg (via BGR), DMA tidak akan berdampak pada iMessage, Bing, atau Edge.

Alasannya, ketiga layanan itu tidak memiliki pangsa pasar yang cukup besar di bidangnya. Komisi Eropa menyimpulkan bahwa ketiga layanan itu tidak cukup dominan untuk diatur oleh DMA. Apple dan Microsoft menyambut baik keputusan Komisi Eropa.

Mereka tidak perlu repot-repot menyesuaikan aplikasi mereka dengan DMA. Aplikasi mereka bisa tetap berjalan seperti biasa tanpa gangguan. Google, yang sudah lama mendesak UE untuk membuat iMessage lebih ramah dengan ponsel Android, tidak puas dengan keputusan ini.

Seorang juru bicara Google mengatakan bahwa "mengecualikan layanan populer ini dari aturan DMA berarti konsumen dan bisnis tidak akan mendapatkan pilihan yang luas yang sudah ada di platform lain yang lebih terbuka". Apple sebelumnya sudah mengatakan bahwa mereka akan mendukung pesan RCS dari ponsel Android pada 2024. Ini adalah kompromi yang sepertinya berhasil menguntungkan Apple dalam keputusan Komisi Eropa ini.

Tapi Google dan pihak lain tentu ingin aturan UE lebih tegas. Koalisi untuk Ekosistem Digital Terbuka (CODE), sebuah kelompok yang didirikan oleh Google bersama Meta, Qualcomm, dan beberapa raksasa teknologi lain, juga menyatakan bahwa "keputusan mengejutkan hari ini melemahkan tujuan DMA, serta potensinya untuk meningkatkan pilihan dan persaingan untuk semua warga Eropa". Lalu, apakah ini hal yang baik atau buruk? Mungkin pertanyaan terbaik adalah: apa tujuan DMA itu sendiri? DMA adalah tentang memastikan bahwa pasar digital "adil dan terbuka" untuk semua pihak.

Untuk itu, DMA bermaksud mengatur platform online besar yang disebut "pintu gerbang". Platform ini adalah platform yang memiliki pengaruh besar dan kendali atas pasar digital. DMA akan memberikan ketentuan yang harus dipatuhi oleh platform-platform ini, dan berbagai hal yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan.

Salah satu bagian penting dari DMA adalah memastikan interoperabilitas antara layanan platform dengan layanan lain. DMA juga akan memberikan akses data gratis yang berkaitan dengan layanan platform. DMA juga akan mencegah perusahaan melarang penghapusan aplikasi.

Setelah keputusan ini, DMA tidak akan berlaku untuk iMessage, Edge, atau Bing. Ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, terutama untuk iMessage. Meskipun iMessage besar di AS, kebanyakan orang di Eropa menggunakan WhatsApp.

IMessage tidak terlalu populer (secara relatif). Oleh karena itu, iMessage tidak dianggap sebagai pintu gerbang, dan tidak terkena aturan DMA. Hal yang sama berlaku untuk Bing dan Edge, yang masih jauh di belakang Google dan Chrome dalam hal pangsa pasar.

Ngomong-ngomong, kalau kamu penasaran, WhatsApp akan diatur oleh DMA. Kalau kamu pikir Apple lolos begitu saja dari DMA, pikir lagi. Seperti yang kamu lihat baru-baru ini, perusahaan ini dipaksa untuk membuat perubahan besar pada sistem operasi mobile mereka.

IOS 17.4 akan menampilkan opsi yang lebih menonjol untuk memilih browser default. IOS 17.4 juga akan memungkinkan kamu mengunduh dari toko aplikasi alternatif (bukan hanya ekosistem Apple). Ini semua adalah perubahan besar, tentu saja.

Begitu juga dengan Microsoft, yang dipaksa untuk membuat perubahan dengan Windows 11 untuk pasar Eropa. Misalnya, kemampuan untuk menghapus Edge jika kamu ingin bebas dari browser itu. Atau kemampuan untuk melepaskan Bing dari bilah pencarian sistem operasi (dan masih banyak lagi).

Jadi, meskipun aplikasi individu seperti iMessage, Bing, dan Edge tidak akan terkena palu pengatur DMA, sistem operasi yang banyak digunakan dari Apple dan Microsoft pasti akan. Ada hantu lain di cakrawala untuk iMessage, yaitu kemungkinan bahwa aturan seperti ini akan diberlakukan di AS, di mana aplikasi pesan Apple memiliki kehadiran besar. Selain itu, sudah ada tekanan yang meningkat dari pembuat browser saingan yang tidak senang dengan cara Apple menangani DMA di sini.