AI Generatif Bantu Lembaga Keuangan Pinjamkan Modal ke UMKM



TL;DR
  • AI Generatif bikin konten baru dari data lama.
  • Lembaga keuangan pakai AI Generatif buat layanan dan analisis.
  • Konsumen khawatir AI Generatif salah atau menipu.
AI Generatif Bantu Lembaga Keuangan Pinjamkan Modal ke UMKM - photo owner: differenttruths - pibitek.biz - Risiko

photo owner: differenttruths


336-280

pibitek.biz - Lembaga keuangan mulai memanfaatkan AI generatif atau AI Generatif untuk meningkatkan kinerja mereka. AI Generatif adalah teknologi yang bisa membuat konten, data, atau komunikasi baru berdasarkan data yang ada. Salah satu contoh penggunaan AI Generatif adalah asisten analitik percakapan yang sedang dikembangkan oleh J.Morgan. Asisten ini bisa membantu para bendahara perusahaan untuk mengakses data keuangan mereka dengan mudah. Cukup dengan menggunakan bahasa sehari-hari, mereka bisa mendapatkan informasi, laporan, dan visualisasi data yang mereka butuhkan.

Mereka juga bisa melakukan analisis data tingkat lanjut tanpa harus bisa pemrograman. Contoh lain adalah alat AI Generatif untuk pinjaman usaha kecil yang sedang diuji coba oleh Bankwell, sebuah bank komunitas di Connecticut. Alat ini bernama Casca dan dibuat oleh Cascading AI.

Casca bisa membimbing para pemilik usaha kecil untuk mengajukan pinjaman dengan cepat dan mudah. Casca bisa melakukan tugas-tugas yang biasanya dilakukan oleh petugas pinjaman, seperti validasi data dan persetujuan pinjaman. AI Generatif semakin diminati oleh sektor keuangan, terutama untuk memberikan layanan yang lebih personal kepada pelanggan.

Menurut sebuah studi, lebih dari 80% profesional keuangan mengatakan lembaga mereka terbuka untuk menggunakan AI Generatif. Mereka juga berharap mendapatkan manfaat yang sama atau lebih besar dari AI Generatif dibandingkan dengan AI prediktif. Sebanyak 60% lembaga di Inggris mengatakan mereka siap untuk mengintegrasikan AI Generatif dalam strategi manajemen risiko mereka.

Namun, AI Generatif juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen. Banyak yang takut AI Generatif bisa menyebarkan informasi yang salah atau menyesatkan. Menurut sebuah laporan, hampir 80% konsumen mengumumkan kekhawatiran mereka tentang hal ini.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa banyak pelanggan bank dan lembaga keuangan yang cemas dengan penggunaan AI Generatif di sektor keuangan. Hanya 58% yang mengatakan mereka nyaman dengan bank mereka menggunakan teknologi ini. Untuk mengatasi kekhawatiran ini, sebagian besar pelanggan setuju bahwa faktor-faktor seperti transparansi data, pengawasan manusia, dan regulasi pemerintah bisa meningkatkan tingkat kenyamanan mereka dengan penggunaan AI di peran-peran keuangan.