Meta Labeli Gambar AI di Facebook, Instagram, dan Threads



TL;DR
  • Meta akan memberi label pada gambar AI di platform Facebook, Instagram, dan Threads.
  • Label ini diberikan untuk membedakan gambar AI dari gambar asli.
  • Meta juga menerapkan kebijakan baru yang mengharuskan pengguna mengumumkan jika media yang mereka bagikan dibuat oleh AI.
Meta Labeli Gambar AI di Facebook, Instagram, dan Threads - credit for: searchenginejournal - pibitek.biz - Bisnis

credit for: searchenginejournal


336-280

pibitek.biz - Meta, perusahaan induk Facebook, mengumumkan bahwa mereka akan memberi label pada gambar yang dibuat oleh AI di platform mereka seperti Facebook, Instagram, dan Threads. Langkah ini diambil karena semakin banyaknya alat pembuat gambar AI yang sulit dibedakan dari gambar asli. Menurut Nick Clegg, Presiden Urusan Global Meta, orang-orang ingin tahu batas antara konten asli dan sintetis.

Meta berencana untuk memberi label gambar AI dalam beberapa bahasa di platform mereka dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini juga penting karena banyaknya pemilihan besar di seluruh dunia. Orang-orang perlu tahu sumber konten yang mereka lihat, apakah itu dibuat oleh manusia atau mesin.

Meta akan menggunakan berbagai teknik untuk membedakan gambar AI dari gambar lainnya. Teknik-teknik ini termasuk penanda yang terlihat, tanda air yang tidak terlihat, dan metadata yang tertanam di dalam file gambar. Selain itu, Meta juga akan menerapkan kebijakan baru yang mengharuskan pengguna untuk mengumumkan jika media yang mereka bagikan dibuat oleh AI.

Ada konsekuensi bagi yang melanggar kebijakan ini. Metode Meta mengikuti praktik terbaik yang direkomendasikan oleh Partnership on AI (PAI), sebuah kelompok industri yang fokus pada pengembangan AI yang bertanggung jawab. Meta akan memantau dengan ketat keterlibatan pengguna dengan konten berlabel AI selama 12 bulan ke depan.

Wawasan ini akan membentuk strategi jangka panjang platform ini. Saat ini, Meta secara manual memberi label gambar yang dibuat oleh generator gambar AI internal mereka dengan keterangan seperti "Dibayangkan oleh AI". Sekarang, perusahaan ini akan memanfaatkan alat deteksi mereka untuk memberi label gambar AI dari penyedia lain seperti Google, Microsoft, Adobe, dan platform seni AI terkemuka.

Sementara itu, Meta menyarankan pengguna untuk mengevaluasi secara kritis akun yang membagikan gambar dan mengawasi ketidakkonsistenan visual yang mungkin menunjukkan pembuatan komputer. Berikut adalah beberapa poin penting bagi bisnis dan pemasar media sosial berdasarkan pengumuman Meta: AI bisa menjadi aset pemasaran yang kuat untuk pembuatan konten skala besar, tetapi pengembangan AI yang etis disarankan. Terburu-buru menggunakan teknologi yang belum matang bisa berakibat buruk.

Minat pada alat deteksi media sintetis, penandaan digital, dan standar metadata kemungkinan akan meningkat. Pemasar yang cerdas harus mengikuti perkembangan teknologi ini. Pendekatan Meta mengisyaratkan transisi yang terukur, tetapi perubahan cepat mungkin terjadi. Pemasar bisa tetap unggul dengan menyiapkan strategi kreatif dan kepatuhan yang fleksibel untuk konten sintetis.