Kombinasi Mobil Listrik dan Pesawat Terbang di Filipina



TL;DR
  • Filipina akan menjadi negara pertama yang memiliki mobil listrik dan pesawat terbang.
  • Luft Pinoy dirancang sebagai kombinasi mobil listrik dan eVTOL.
  • Desainnya unik dengan sistem dua bagian dan menggunakan hydrogen sebagai sumber daya.
Kombinasi Mobil Listrik dan Pesawat Terbang di Filipina - picture source: bgr - pibitek.biz - Aplikasi

picture source: bgr


336-280

pibitek.biz - Filipina akan menjadi negara pertama yang mendapatkan akses ke kombinasi mobil listrik dan pesawat terbang baru. Kombinasi kendaraan ini dirancang oleh LuftCar LLC dan merupakan bagian dari kemitraan antara perusahaan tersebut dan eFrancisco Motor Corporation (eFMC). Luft Pinoy, yang merupakan produk baru ini, memiliki keunikan tersendiri, yang sebenarnya sangat cocok untuk Filipina.

Luft Pinoy memiliki keunikan dibandingkan dengan konsep pesawat terbang lain yang pernah kita lihat, yaitu desainnya sebagai mobil listrik dan eVTOL (electric vertical take-off and landing vehicle). Selain itu, kendaraan ini juga menggunakan hydrogen sebagai sumber daya, sehingga tidak perlu bergantung pada bahan bakar fosil yang menyebabkan perubahan iklim. Kendaraan ini dirancang bersama oleh Luft dan eFMC, dan akan sangat cocok untuk melakukan perjalanan antar pulau berkat desainnya yang terdiri dari dua bagian.

Berbeda dengan konsep pesawat terbang lain yang biasanya menyatukan sayap ke dalam rangka kendaraan, Luft Pinoy akan memiliki sistem dua bagian yang memungkinkan mobil listrik untuk "docking" dengan kendaraan eVTOL. EFMC bertanggung jawab untuk merancang rangka dari van itu sendiri, sedangkan Luft akan bekerja pada segala hal yang lain. Prototipe desain pertama diharapkan selesai pada akhir 2024, dan aplikasi pertamanya akan digunakan untuk keperluan pertahanan dan pengiriman kargo.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa desain eVTOLnya secara khusus disesuaikan untuk memenuhi tuntutan di Filipina, yang terdiri dari lebih dari 7.101 pulau. Luft Pinoy akan dapat berkeliaran di pulau-pulau dan kemudian "docking" dengan bagian eVTOL dan lepas landas untuk melakukan perjalanan ke pulau lain di Filipina sesuai kebutuhan. Meskipun konsep pesawat terbang semakin banyak dilihat seiring dengan perusahaan teknologi dan kendaraan yang bekerja pada prototipe, kemungkinan kita masih jauh dari model publik yang berfungsi, karena pesawat terbang masih harus mematuhi semua aturan yang berlaku untuk mobil biasa di sebagian besar tempat, dan mereka tidak diizinkan untuk lepas landas dan mendarat dari mana saja, yang membuatnya jauh lebih tidak nyaman dari yang mungkin kamu bayangkan.