OpenAI Rilis Sora, AI Pembuat Video dari Teks



TL;DR
  • OpenAI rilis Sora, AI bikin video dari teks.
  • Sora punya kelebihan dan kekurangan dalam realisme video.
  • Sora berpotensi bikin masalah etika dan ekonomi.
OpenAI Rilis Sora, AI Pembuat Video dari Teks - photo from: pcmag - pibitek.biz - User

photo from: pcmag


336-280

pibitek.biz - OpenAI, perusahaan yang bergerak di bidang AI, baru saja merilis Sora, sebuah model AI yang bisa membuat video dari teks. Sora ditujukan untuk pengujian oleh red teamer dan para pembuat film dan seniman terpilih. Red teamer adalah istilah untuk orang-orang yang ditugaskan untuk menguji risiko produk dari sudut pandang lawan. OpenAI mengatakan Sora sudah tersedia untuk kelompok-kelompok ini untuk menguji keamanannya.

Video yang dibuat oleh Sora menunjukkan kemajuan besar dalam hal realisme video berbasis AI. Sora bisa memahami posisi "kamera", sehingga bisa meniru gerakan kamera operator film berdasarkan teks yang dimasukkan. Pengguna bisa menulis satu kalimat atau satu paragraf untuk mendeskripsikan video yang diinginkan. Namun, OpenAI juga mengingatkan bahwa Sora belum sempurna. "Model saat ini memiliki kelemahan", kata perusahaan itu.

"Sora mungkin kesulitan untuk mensimulasikan fisika dari adegan yang kompleks, dan mungkin tidak mengerti hubungan sebab-akibat tertentu". Sora juga bisa membuat kesalahan dasar seperti membedakan kiri dan kanan. Imitasi kamera Sora juga mungkin tidak konsisten sepanjang waktu.

Sora juga bisa secara tiba-tiba menampilkan karakter baru di lokasi acak, seolah-olah muncul dari mana-mana. Beberapa manusia yang ada di video Sora juga aneh dan menyeramkan, melakukan hal-hal seperti melambaikan tangan dengan ibu jari bengkok atau memegang tangan dengan cara yang aneh. Ya, AI masih kesulitan untuk memahami konsep tangan manusia.

Tapi, setiap pembuat konten AI yang fotorealistik menimbulkan kekhawatiran tentang potensi bias, serta kemungkinan adanya deepfake yang semakin meyakinkan. OpenAI mengatakan akan menambahkan ketentuan yang mencegah Sora membuat konten yang meniru wajah selebriti atau menghasilkan konten yang kejam, sangat kekerasan, atau seksual eksplisit. Perusahaan itu juga akan menambahkan metadata ke video yang menandai konten Sora sebagai buatan AI, menurut pengumuman itu.

Namun, saat ini mudah untuk menghapus metadata ini. Alat terbaru OpenAI ini menawarkan hasil yang mengesankan, tapi setiap alat pembuat video bisa menimbulkan risiko bagi mata pencaharian kru produksi, operator kamera, sinematografer, dan orang-orang yang bekerja di industri film, televisi, dan media digital. Alat ini juga bisa mempercepat jadwal produksi, sehingga memungkinkan tim previsualisasi atau seniman konsep untuk membuat dan mewujudkan lebih banyak ide lebih cepat.