Tidak Ada Peluru Ajaib di Keamanan Siber



Tidak Ada Peluru Ajaib di Keamanan Siber - credit to: darkreading - pibitek.biz - Jahat

credit to: darkreading


336-280
TL;DR
  • Keamanan siber butuh strategi menyeluruh, bukan hanya teknologi.
  • Hacker bisa ngerjain sistem keamanan dengan social engineering dan mencuri password.
  • MFA penting, tapi bukan solusi ajaib, keamanan siber butuh kesadaran tinggi.

pibitek.biz -Siapa yang gak suka cerita film aksi? Seru banget kan, liat pahlawan keren berjuang melawan musuh jahat yang mengerikan. Adegan dramatis, ketegangan, dan pertarungan epik bikin jantung berdebar kencang. Ada banyak rintangan, tapi si pahlawan selalu menemukan cara untuk menang, bikin penonton senang dan bertepuk tangan. Seringkali, kemenangan diraih dengan bantuan solusi ajaib yang bikin masalah hilang seketika, seperti peluru perak yang ampuh menaklukkan monster. Bayangin, si pahlawan berhasil menghancurkan monster jahat dengan satu tembakan peluru perak, penonton langsung bersorak sorai.

Kita semua berharap ada solusi ajaib buat masalah kita, termasuk di dunia keamanan siber. Bayangin deh, kalo ada tombol ajaib yang bisa nge-secure semua data dan sistem kita, pasti semua orang bakal seneng banget. Sayangnya, kenyataannya gak sesimple itu. Seringkali, kita dengar orang bilang, "Teknologi [masukkan nama teknologi] sudah ketinggalan zaman!" dan "Solusi baru ini bakal ngebenerin semua masalah keamanan". Multifaktor autentikasi (MFA) jadi andalan banyak orang, kayak peluru perak yang diharapkan bisa ngebunuh semua ancaman.

Sebenarnya, MFA memang senjata penting yang bisa ngurangin risiko buat perusahaan. Contohnya, Snowflake, penyedia layanan data cloud, mewajibkan MFA karena serangan siber yang mereka hadapi mayoritas memanfaatkan akun customer yang diretas. MFA memang jadi pertahanan pertama yang kuat untuk mencegah akses tak sah ke akun, dan ini langkah penting dalam menjaga keamanan. Tapi, inget ya, gak ada jaminan 100 persen. Kenapa? Karena hacker juga kreatif banget, selalu cari cara buat ngelabui sistem keamanan.

MFA memang bisa ngelawan serangan yang memanfaatkan kredensial, tapi hacker masih bisa ngerjain kita dengan cara lain. Mereka gak pernah berhenti belajar dan berinovasi, mencari celah baru untuk menjebol sistem keamanan yang ada. Serangan siber semakin canggih dan kompleks, dan kita perlu beradaptasi dengan cepat. Bayangin, kamu tiba-tiba terima pesan dari bos, bilangnya dia kehilangan handphone dan minta kamu kirim kode MFA ke nomor yang dia kasih. Kedengarannya lucu, tapi banyak orang yang ketipu, lho.

Itu contoh social engineering yang bisa ngerusak bahkan sistem keamanan yang udah pake MFA. Hacker bisa ngerjain kita dengan memanfaatkan psikologi manusia, membuat kita percaya pada informasi yang salah, dan akhirnya membocorkan data penting. Hacker juga bisa ngerjain MFA dengan cara lain, contohnya dengan ngebuat hotspot Wi-Fi palsu atau manipulasi Domain Name System (DNS) buat ngalihin pengguna ke halaman login palsu. Jadi, pas kamu lagi ngopi di kafe dan konek ke Wi-Fi gratis, hati-hati banget, ya.

Hacker bisa aja ngambil kode MFA dan token sesi kamu. Hacker selalu cari cara buat mencuri data dan informasi rahasia, dan mereka gak segan-segan memanfaatkan kelemahan sistem keamanan yang ada. Masih ada lagi, SIM swapping. Hacker ngambil alih nomor handphone kamu buat nge-intercept kode MFA yang dikirim lewat SMS. Hacker bisa nge-hack nomor telepon kamu dengan berbagai cara, dan kemudian mengendalikan akun online kamu dengan mudah. Inget, kalau kode MFA dikirim ke perangkat yang udah diretas, gak ada bedanya sama sekali dengan gak pake MFA.

SMS bukanlah solusi yang aman buat autentikasi, mending cari cara lain yang lebih aman. Nah, gimana dong caranya buat ngebenerin sistem keamanan agar gak kecolongan lagi? Kita butuh solusi yang lebih komprehensif, gak cuma mengandalkan MFA. Keamanan siber bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang strategi yang tepat dan kesadaran yang tinggi. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keamanan. Salah satunya adalah passkey, yang bisa memudahkan pengguna buat login tanpa harus inget password.

Cukup sekali klik aja, akun kamu langsung kebaca! Passkey merupakan teknologi baru yang lebih aman dan praktis daripada password tradisional. Yang kedua, cek kondisi keamanan perangkat yang terhubung ke sistem kamu. Misalnya, kalau ada laptop yang ngehubung ke jaringan kamu dari luar negeri, apakah itu memang diizinkan? Apakah ada karyawan yang ngantor di luar negeri? Pastikan software dan sistem operasi di laptop tersebut udah terupdate, ya! Jangan lupa untuk selalu mengupdate sistem operasi dan software kamu agar terhindar dari celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh hacker.

Yang terakhir, jangan lupa ngecek keamanannya password. Gimana caranya? Apakah password yang dipakai udah unik? Apakah karyawan kamu punya akses ke tool yang bisa bikin password yang kuat? Walaupun udah pake MFA, password masih jadi bagian penting dari sistem keamanan. Kita harus selalu waspada terhadap penggunaan password, dan memastikan bahwa password yang digunakan cukup kuat dan unik untuk setiap akun. MFA memang penting, tapi dia bukan solusi ajaib yang bisa ngebunuh semua ancaman. Kita perlu memahami bahwa keamanan siber itu kompleks dan butuh strategi yang menyeluruh.