McLaren Hospitals Rusak karena Serangan Ransomware INC



McLaren Hospitals Rusak karena Serangan Ransomware INC - picture source: bleepingcomputer - pibitek.biz - Asuransi

picture source: bleepingcomputer


336-280
TL;DR
  • McLaren alami serangan ransomware yang membuat sistem kesehatan tidak berfungsi.
  • Serangan ransomware ini membahayakan keamanan kesehatan pasien di rumah sakit.
  • McLaren harus meningkatkan keamanan siber untuk menghindari kerugian besar.

pibitek.biz -McLaren, sistem kesehatan besar di Amerika Serikat, mengalami masalah besar karena serangan ransomware INC. Serangan ini membuat sistem teknologi informasi (IT) dan telepon di rumah sakit menjadi tidak berfungsi. McLaren adalah sistem kesehatan nirlaba dengan pendapatan tahunan lebih dari 6,5 miliar dolar AS. Mereka memiliki 13 rumah sakit di Michigan dan lebih dari 28.000 karyawan. Sistem kesehatan ini juga memiliki lebih dari 640 dokter dan bekerja sama dengan 113.000 penyedia layanan kesehatan di Michigan, Indiana, dan Ohio.

Jadi, serangan ini sangat berdampak pada operasional rumah sakit. McLaren menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki gangguan pada sistem teknologi informasi mereka. Mereka mohon kesabaran dari pasien dan keluarga. McLaren masih memastikan pasien datang ke rumah sakit jika sudah terjadwal. Namun, mereka meminta pasien membawa informasi tentang obat-obatan yang sedang digunakan, hasil tes laboratorium terakhir, dan lain-lain. Ini karena akses ke database pasien rusak. McLaren juga mungkin harus menunda beberapa janji temu dan prosedur non-darurat.

Sistem kesehatan ini memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pasien dan keluarga. Mereka berharap pasien bersabar dan mempercayakan diri kepada tim kesehatan yang terlatih. Sementara itu, karyawan McLaren Bay Region Hospital di Bay City mendapat pesan tebusan dari kelompok ransomware INC. Pesan itu mengatakan bahwa data telah dicuri dan akan diunggah ke situs web INC jika tebusan tidak dibayar. INC Ransom adalah kelompok ransomware yang mulai aktif pada Juli 2023. Mereka menargetkan organisasi di sektor publik dan swasta.

Korban mereka termasuk lembaga pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan industri. Pada Mei, seorang penyesat mengklaim menjual kode sumber INC Ransom seharga 300.000 dolar AS. Pada Juli, analis malware menemukan bahwa kode sumber INC Ransom mungkin telah dibeli oleh kelompok ransomware baru yang disebut Lynx ransomware. Namun, ini bisa jadi upaya rebranding kelompok ransomware untuk menghindari sorotan pihak berwajib. Analisis menunjukkan bahwa kode sumber Lynx ransomware hanya sedikit berbeda dengan INC Ransom.

Pada November 2023, McLaren juga mengalami kebocoran data yang menyebabkan 2,2 juta orang terkena dampak. Data yang bocor termasuk nama, nomor keamanan sosial, informasi asuransi kesehatan, dan lain-lain. Kelompok ransomware ALPHV/BlackCat mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Dengan adanya serangan ransomware ini, keamanan data pasien di McLaren menjadi pertanyaan besar. Serangan ransomware seperti ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi rumah sakit dan pasien. Pasien mungkin harus menunggu lama untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Sementara itu, rumah sakit harus mengeluarkan biaya besar untuk memulihkan sistem dan membayar tebusan. Oleh karena itu, keamanan siber sangat penting bagi lembaga kesehatan. Sistem kesehatan harus selalu siaga dan meningkatkan keamanan siber mereka. Mereka harus memiliki tim yang terlatih untuk menangani serangan ransomware dan memulihkan sistem dengan cepat. Pasien juga harus waspada terhadap kebocoran data dan memastikan bahwa rumah sakit mereka memprioritaskan keamanan siber. Dalam beberapa tahun terakhir, serangan ransomware menjadi semakin umum.

Banyak organisasi yang menjadi korban serangan ini. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan edukasi tentang keamanan siber. Organisasi harus selalu siaga dan meningkatkan keamanan siber mereka. Serangan ransomware dapat menyebabkan kerugian besar bagi organisasi dan individu. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan keamanan siber dan kesadaran tentang serangan ini. Dengan demikian, kita dapat menghindari kerugian besar dan menjaga keamanan data kita. Dalam kesimpulan, serangan ransomware INC pada McLaren merupakan contoh kerentanan keamanan siber pada lembaga kesehatan.

Ini menunjukkan bahwa keamanan siber sangat penting bagi organisasi, terutama yang menangani data sensitif seperti rumah sakit. Oleh karena itu, kita harus selalu siaga dan meningkatkan keamanan siber kita untuk menghindari kerugian besar.