Trump Hampir Kena Tembak Saat Golf: Keamanan Longgar Jadi Sorotan



Trump Hampir Kena Tembak Saat Golf: Keamanan Longgar Jadi Sorotan - credit: nypost - pibitek.biz - Tim

credit: nypost


336-280
TL;DR
  • Trump hampir kena tembak saat main golf di Florida karena keamanan lebih longgar.
  • Secret Service memberikan perlindungan kepada Trump, tapi tidak seketat saat dia masih presiden.
  • Keamanan Trump bergantung pada penilaian ancaman dan kemampuan koordinasi Secret Service.

pibitek.biz -Trump lagi-lagi jadi sasaran. Kali ini, mantan presiden Amerika Serikat itu hampir kena tembak pas lagi asyik main golf di Florida. Untungnya, agen Secret Service sigap dan langsung bertindak. Pelaku serangan, seorang pria berumur 58 tahun bernama Ryan Routh, berhasil dilumpuhkan. Kejadian ini bikin heboh. Banyak yang bertanya-tanya, kok bisa ya Trump diserang lagi? Ternyata, keamanan Trump saat main golf memang lebih longgar dibanding saat dia masih menjabat sebagai presiden. Sheriff West Palm Beach, Ric Bradshaw, ngomong kalo security Trump sekarang lebih "limited" karena dia bukan presiden lagi. "Pas dia masih presiden, seluruh lapangan golf pasti kita jaga ketat", ujar Bradshaw. "Tapi sekarang, security-nya cuma di tempat-tempat yang dianggap berpotensi bahaya oleh Secret Service".

Buat sebagian orang, keamanan Trump yang berkurang ini memang wajar sih. Soalnya, dia kan udah bukan presiden. Tapi, bagi yang lain, ancaman terhadap Trump tetaplah serius, terlepas dari statusnya. Secret Service sendiri nggak mau ngasih bocoran soal detail keamanan yang mereka terapkan buat mantan presiden. Tapi, di situs web mereka, disebutkan kalo calon presiden dan wakil presiden yang udah di-declare oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri, berhak dapet perlindungan dalam waktu satu tahun sebelum pemilihan umum.

Prosedur pengamanan calon presiden ini melibatkan proses penilaian ancaman. Artinya, Secret Service akan ngecek dulu apakah ada ancaman spesifik atau umum yang mengarah ke calon presiden. Tapi, sayangnya, situs web Secret Service nggak jelas ngasih informasi soal seberapa kuat perlindungan yang mereka kasih ke calon presiden, dan bagaimana perbandingannya sama perlindungan yang didapat oleh presiden yang sedang menjabat. Secret Service pernah nge-upgrade keamanan Trump setelah ada upaya penyerangan pertama ke arahnya saat Trump ngadain acara kampanye di Pennsylvania.

Setelah kejadian itu, Secret Service juga nawarin perlindungan ke Robert F. Kennedy Jr. , yang waktu itu lagi nyiapin diri buat maju sebagai calon presiden dari jalur independen. Yang lebih mengerikan lagi, setelah terjadi penembakan di acara kampanye Trump di Pennsylvania, Secret Service minta Trump buat ngadain semua acara kampanye di luar ruangan dari balik kaca antipeluru. Tim Miller, mantan agen Secret Service, bilang kalo tingkat keamanan mantan presiden ditentukan berdasarkan penilaian intelijen dan kemampuan koordinasi Secret Service.

Jumlah agen yang ditugasin buat ngejaga mantan presiden juga bergantung pada potensi ancaman dan berapa lama dia udah nggak menjabat sebagai presiden. Contohnya, George W. Bush dibantu sekitar 75 agen Secret Service buat ngejaga dirinya dan istrinya, Laura, selama 24 jam non-stop, setelah dia lengser dari jabatan presiden di tahun 2008. "Mantan presiden juga bisa jadi sasaran teroris", ungkap Ronald Kessler, penulis buku "In the President's Secret Service: Behind the Scenes With Agents in the Line of Fire and the Presidents They Protect". "Mereka bisa diculik, misalnya. Kalau mantan presiden mau makan di restoran, agen Secret Service pasti ngecek dulu restoran itu, ngecek karyawan, dan ngecek latar belakang karyawan buat memastikan nggak ada yang punya catatan kriminal terkait kekerasan", ungkap Kessler. Kessler juga bilang, biasanya ada empat agen Secret Service yang ngiringin George W. Bush kemana-mana. "Kalau mereka mau ke acara konvensi atau acara besar lainnya, mereka pasti ngecek dulu lokasi acara. Mereka pasti pakai anjing pelacak bahan peledak buat keliling", tambah Kessler.

Tim Miller, mantan agen Secret Service, bilang, status Trump sebagai mantan presiden sekaligus calon presiden bikin situasi tambah rumit. "Trump kan keliling dari satu tempat ke tempat lain terus. Kalau kita liat contoh George W. Bush, dia kan tinggal di peternakan, bapaknya juga tinggal di Kennebunkport, dan mereka hidup relatif tenang setelah nggak jadi presiden lagi. Tapi, Trump kan beda", ujar Miller. Tradisi ngasih detail keamanan ke calon presiden berawal dari pembunuhan Robert F. Kennedy di tahun 1968.

Sebelum kejadian itu, calon presiden dan keluarganya nggak punya perlindungan dari pemerintah federal sama sekali. "Tujuan utama ngasih perlindungan ke calon presiden atau nominee adalah buat menjaga integritas proses demokrasi dan kelangsungan pemerintahan", tulis situs web Secret Service. Trump lagi main golf di Trump International Golf Course West Palm Beach sekitar jam 2 siang hari Minggu waktu setempat, pas tim keamanan Trump ngeliat si penyerang. Bradshaw ngomong kalo sulit buat ngedeteksi pelaku lebih awal karena banyak pohon dan semak-semak.

Tapi, polisi berhasil nahan si penyerang setelah mereka melakukan operasi menghentikan kendaraan di jalan tol I-95. Meskipun Secret Service belum menemukan motif di balik penyerangan ini, sumber-sumber mengatakan kalo pelaku sering nge-posting tentang dukungannya ke Ukraina dan Taiwan di media sosial.