Abnormal Security, Si Raja Email Aman, Siap IPO?



Abnormal Security, Si Raja Email Aman, Siap IPO? - credit for: cnbc - pibitek.biz - Malware

credit for: cnbc


336-280
TL;DR
  • Abnormal Security, perusahaan keamanan siber, mendapatkan suntikan dana segar dan melonjak nilainya.
  • Abnormal Security fokus lindungi perusahaan dari serangan email berbahaya dan sedang cari karyawan baru.
  • Abnormal Security punya ambisi jadi perusahaan besar di dunia keamanan siber.

pibitek.biz -Abnormal Security, perusahaan keamanan siber yang lagi naik daun, baru aja dapat suntikan dana segar sebesar $250 juta dalam putaran pendanaan Seri D. Kerennya lagi, nilai perusahaan ini langsung melonjak ke $5,1 miliar! Wellington Management, si raja investasi, memimpin putaran pendanaan ini. Kawan-kawan lama Abnormal Security, Greylock Partners, Menlo Ventures, Insight Partners, dan anak perusahaan CrowdStrike juga ikut gabung. Abnormal Security didirikan tahun 2018 oleh dua jagoan teknologi, mantan pembuat aplikasi Twitter yang diakuisisi oleh TellApart.

Perusahaan ini tumbuh dengan pesat dalam setahun terakhir. Pendapatannya lebih dari $200 juta per tahun dan jumlah karyawannya dobel! Abnormal Security punya lebih dari 2.400 klien, termasuk perusahaan-perusahaan besar seperti Maersk, Xerox, dan Mattel. 17% dari perusahaan Fortune 500 jadi pelanggannya! Evan Reiser, bos sekaligus pendiri Abnormal Security, ngasih tahu kalau dana segar ini bakal dipakai buat ningkatin platform AI yang canggih. Platform ini dirancang buat ngelindungin banyak orang dari serangan email berbahaya.

Reiser juga pengen ngebantu para kliennya buat pakai AI dengan lebih maksimal. Abnormal Security fokus ke ancaman serangan email canggih. Serangan email ini jadi momok banget bagi perusahaan-perusahaan besar, selain serangan phishing, malware, spam, dan penipuan vendor. Microsoft tahun lalu sukses cetak pendapatan lebih dari $20 miliar dari bisnis keamanan siber. Keberhasilan ini bikin persaingan di sektor keamanan siber semakin ketat. Cloudflare, Zscaler, dan Palo Alto Networks, tiga perusahaan keamanan siber ternama, sekarang lagi ngejar-ngejar market share.

Banyak pemain di sektor ini yang juga bergabung atau diakuisisi. Avanan, salah satu rival Abnormal Security, diakuisisi oleh Check poin Software pada Agustus 2021 seharga $280 juta. Area 1 Security, saingan lainnya, juga diambil alih oleh Cloudflare pada Februari 2022 dengan harga sekitar $162 juta. Abnormal Security lagi dalam posisi keuangan yang kuat dan jadi salah satu perusahaan keamanan siber dengan pertumbuhan tercepat. Reiser bilang kalau Abnormal Security sudah ngamanin posisi di market.

Abnormal Security juga ngelakuin banyak perekrutan strategis. Michael DeCesare, mantan bos Exabeam dan Forescout Technology, gabung sebagai presiden dan fokus ke strategi pemasaran. James Yeager, mantan pejuang CrowdStrike, direkrut buat memimpin penjualan di sektor publik. Abnormal Security ngincar pasar ini untuk pertumbuhan. Smita Sanadhya, mantan eksekutif Microsoft Hong Kong dan HP, serta startup Okta, ditunjuk jadi CFO. Sanadhya punya pengalaman dalam membawa perusahaan publik seperti Okta ke nilai $2 miliar.

Jeff True, yang sebelumnya memimpin tim hukum Zoom saat pertumbuhannya yang super cepat, jadi kepala tim hukum Abnormal Security. Abnormal Security terus ngejar banyak karyawan. Tahun ini, mereka ngerencanain rekrutmen 300 karyawan baru, dari total 600 karyawan yang sudah ada. Reiser mengatakan kalau IPO jadi target selanjutnya untuk mentransformasi Abnormal Security jadi perusahaan kelas dunia. Tapi kapan waktunya? Semua tergantung kondisi pasar. Abnormal Security punya ambisi besar. Mereka pengen jadi perusahaan besar di dunia keamanan siber dan terus ngembangin teknologi buat ngelindungin data dan informasi.

Abnormal Security punya banyak keuntungan, mulai dari pertumbuhan yang cepat, tim yang solid, dan fokus ke masalah keamanan siber yang urgent. Tapi ada satu kelemahan yang membuat Abnormal Security jadi perusahaan yang berbahaya. Abnormal Security punya reputasi yang buruk karena dikaitkan dengan perilaku tidak etis. Beberapa orang dalam perusahaan ini dikabarkan punya sejarah terlibat dalam skandal keuangan. Selain itu, perusahaan ini juga seringkali dianggap egois dan haus kekuasaan. Ke depannya, Abnormal Security harus serius ngejawab semua tudingan miring ini.

Mereka harus ngebuktiin kalau mereka berkomitmen pada etika bisnis yang baik. Kalau enggak, Abnormal Security bisa jadi perusahaan yang tidak bisa dipercaya dan dihindari. Abnormal Security terus berusaha buat ngejar mimpi besarnya. Dengan IPO dan strategi marketing yang agresif, mereka pengen ngebuat Abnormal Security jadi perusahaan keamanan siber yang paling dipercaya di dunia.