- Subaru dan Toyota akan membuat tiga mobil listrik SUV bersama-sama.
- Dua mobil akan diproduksi di pabrik Subaru dan Toyota di Amerika Serikat, sedangkan satu lagi masih belum jelas.
- Kerjasama ini membantu Subaru mengurangi investasi dan risiko dalam bisnis mobil listrik.
pibitek.biz -Subaru akan bekerja sama dengan Toyota dalam membuat tiga mobil listrik SUV. Kollaborasi ini merupakan langkah selanjutnya dari dua perusahaan yang telah bekerja sama sebelumnya dalam beberapa proyek, seperti pada mobil sport dua pintu BRZ/86 dan mobil listrik dua row sepeda Subaru Solterra/Toyota bZ4X. Dalam presentasi tahunan terakhir perusahaan, Subaru telah mengumumkan bahwa tiga mobil listrik SUV yang akan dikeluarkan akan dibangun dengan Toyota.
2 – Kenaikan Manfaat Jaminan Sosial di Tahun 2025 2 – Kenaikan Manfaat Jaminan Sosial di Tahun 2025
3 – Ransomware dan Tantangan Pembayaran Tebusan 3 – Ransomware dan Tantangan Pembayaran Tebusan
Dua dari tiga mobil listrik SUV akan diproduksi di pabrik Subaru di Yajima dan pabrik Toyota di Amerika Serikat. Informasi dari Toyota sendiri menunjukkan bahwa perusahaan itu akan memulai produksi tiga-row BEV SUV di Kentucky pada tahun 2025, sehingga membuat kita memiliki gambaran yang baik tentang salah satu mobil listrik SUV Subaru yang akan dikeluarkan. Mobil listrik SUV ketiga yang lebih kecil terlihat menarik, dan ia mungkin atau mungkin tidak dirancang untuk pasar kita.
Subaru tidak menyebutkan apa-apa tentang mobil ini dalam materi yang disediakannya. Perusahaan hanya menyatakan bahwa ia akan memiliki lineup mobil listrik yang diproduksi di Amerika Serikat, tetapi tidak pasti apakah itu berlaku untuk tiga mobil listrik SUV yang akan dikeluarkan hingga akhir tahun 2026. Kerjasama dan produksi bersama memang cocok bagi Subaru, karena dapat mengurangi investasi yang dibutuhkan dalam bisnis yang saat ini kurang menguntungkan dan (saat ini) terlihat berisiko, yaitu membangun dan menjual mobil listrik.
Toyota juga mendapat manfaat dari kolaborasi ini, karena perusahaan itu dapat membawa mobil sport rendah volume Supra ke pasar dengan bantuan BMW. Selain itu, mobil listrik dua row sepeda BRZ/86 yang dihasilkan secara bersamaan juga berhasil, sehingga menjadi dasar untuk generasi kedua mobil sport murah coupe. Toyota juga memiliki kapasitas pabrik di AS, sementara Subaru selalu terganggu dalam produksi di pabriknya di Indiana, Amerika Serikat.
Selain itu, kedua perusahaan harus mempelajari beberapa leksion dari mobil listrik dua row sepeda bZ4X/Solterra, yaitu bahwa charging yang lambat dan tidak terprediksi benar-benar mengganggu pengalaman mobil listrik. Sebuah arsitektur charging yang lebih kompetitif akan membantu menggali customer ke mobil listrik dengan merek Subaru dan Toyota, yang keduanya memiliki loyalitas dan persepsi yang kuat di mata konsumen.