- Meta merilis Quest 3S, headset VR hemat biaya untuk pengguna.
- Meta Orion, kacamata AR futuristik, menawarkan teknologi canggih untuk pengguna.
- Meta berharap teknologi AR dan VR memudahkan pengguna menikmati pengalaman digital.
pibitek.biz -Meta, raksasa teknologi yang akrab di telinga dengan Facebook, Instagram, dan WhatsApp, bersiap untuk kembali memikat dunia dengan acara tahunannya, Meta Connect 2024. Tahun ini, Meta Connect 2024 akan menjadi panggung bagi Meta untuk memamerkan teknologi canggih yang telah mereka kembangkan, terutama di bidang augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Meta Connect 2024 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 25 dan 26 September. Acara ini bisa dinikmati secara langsung maupun virtual melalui platform Facebook dan Horizon Worlds.
2 – Samsung: Pembaruan Galaxy S22 Oktober 2024, Perbaiki 42 Kerentanan 2 – Samsung: Pembaruan Galaxy S22 Oktober 2024, Perbaiki 42 Kerentanan
3 – Bahaya AI: ChatGPT Digunakan untuk Kembangkan Malware 3 – Bahaya AI: ChatGPT Digunakan untuk Kembangkan Malware
Sejumlah sesi menarik, teknologi memukau, dan kehadiran CEO Meta, Mark Zuckerberg, siap menarik perhatian para penggemar teknologi di seluruh dunia. Salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah kemunculan headset VR baru yang super hemat, Meta Quest 3S. Meta Quest 3S diproyeksikan akan menjadi penerus dari Meta Quest 2, dengan banderol harga yang lebih terjangkau. Meta menargetkan pengguna yang ingin menikmati pengalaman VR tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Meta Quest 3S dirancang dengan mengurangi sejumlah fitur untuk meminimalisir biaya produksi, tanpa mengurangi performa secara signifikan.
Meskipun lebih murah, Meta Quest 3S diperkirakan memiliki performa yang tidak jauh berbeda dengan sang kakak, Meta Quest 3. Spekulasi yang beredar mengumumkan bahwa Meta Quest 3S akan memiliki desain yang lebih besar dan sedikit lebih berat. Resolusi layarnya juga dikabarkan akan sedikit lebih rendah dibandingkan Meta Quest 3, tetapi masih mampu menjalankan game-game yang tersedia di Meta Quest 3. Meta berharap bahwa Meta Quest 3S akan menarik perhatian pengguna yang mencari pilihan VR yang lebih ramah di kantong.
Meta Quest 3S memiliki desain yang unik dengan dua pasang kamera di bagian depan, yang tersusun membentuk segitiga di kedua sisi. Fitur menarik lainnya adalah hadirnya tombol fisik di bagian bawah headset. Tombol ini diprediksi berfungsi untuk mengaktifkan fitur passthrough, yang memungkinkan pengguna untuk melihat dunia nyata. Dengan tombol ini, pengguna tidak lagi perlu menggunakan sensor samping seperti di Meta Quest 3. Meta berharap bahwa penambahan tombol fisik ini akan meningkatkan kenyamanan dan kemudahan penggunaan Meta Quest 3S.
Meta Quest 3S diperkirakan akan kompatibel dengan game-game eksklusif Meta Quest 3, seperti game yang akan segera dirilis, Batman Arkham Shadow. Game ini dijanjikan akan membawa pengalaman Arkham yang imersif ke platform VR, dengan grafis memukau dan detail dunia Gotham City yang realistis. Batman Arkham Shadow akan hadir pada bulan Oktober dan diprediksi akan menjadi salah satu game VR yang paling dinantikan tahun ini. Meta mengharapkan bahwa kehadiran game eksklusif akan meningkatkan daya tarik Meta Quest 3S di mata pengguna.
Harga Meta Quest 3S diperkirakan akan dipatok pada $299, harga yang sama dengan Oculus Quest 2 saat pertama kali dirilis pada tahun 2020. Harga ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin merasakan pengalaman VR dengan harga yang lebih terjangkau. Meta menargetkan pengguna yang belum bisa membeli Meta Quest 3 dengan harga yang lebih mahal. Meta berharap bahwa dengan harga yang terjangkau, Meta Quest 3S akan menarik pengguna baru dan meningkatkan popularitas platform VR mereka. Meta Connect 2024 juga akan menjadi panggung untuk debut kaca mata AR yang futuristik, Orion.
Kaca mata ini dirancang untuk menghasilkan pengalaman AR yang lebih immersive, dengan overlay digital yang menyatu dengan dunia nyata. Orion akan memiliki layar holografik, mikrofon, kamera, dan integrasi AI. Orion juga diprediksi akan menjadi perangkat standalone yang tidak memerlukan koneksi dengan smartphone. Meta berharap bahwa Orion akan menjadi game changer di dunia AR dan menarik perhatian pengguna yang mencari pengalaman AR yang lebih mendalam. Desain Orion yang unik, seperti yang terlihat dalam foto Zuckerberg, menyerupai kacamata hipster.
Andrew Bosworth, CTO Meta dan kepala Reality Labs, menyebut Orion sebagai "teknologi paling canggih yang pernah diciptakan oleh manusia". Mark Zuckerberg dalam wawancara dengan Blueprint Podcast, menambahkan bahwa Orion akan menjadi "barang besar". Meta berharap bahwa Orion akan merevolusi cara manusia berinteraksi dengan dunia sekitarnya dan menawarkan pengalaman AR yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Meta berencana untuk menunjukkan prototipe Orion secara terbatas pada publik. Mereka tidak akan menjualnya secara massal, tetapi fokus pada pengembangan versi konsumen yang lebih matang.
Orion diprediksi akan meluncur pada tahun 2027, menurut bocoran roadmap Meta. Meta menargetkan peluncuran Orion pada tahun 2027 agar teknologi AR mereka telah cukup matang dan siap untuk pasar massal. Meta berharap bahwa Orion akan menjadi produk AR yang populer dan menantang dominasi Google di dunia AR. Meskipun Meta Connect 2024 tidak akan menampilkan Orion versi final, kita mungkin akan melihat konsep desainnya. Meta juga diprediksi akan memberikan update terbaru mengenai Ray-Ban Stories, kacamata pintar yang telah dirilis sebelumnya.
Ray-Ban Stories, kacamata pintar yang dibuat bersama EssilorLuxottica, telah menjadi pionir di ekosistem kacamata pintar. Meta tetap berkolaborasi dengan EssilorLuxottica untuk memproduksi Ray-Ban Stories. Kabar terbaru mengumumkan bahwa Google juga sedang dalam pembicaraan dengan EssilorLuxottica untuk mengembangkan kacamata pintar. Hal ini membuat Meta semakin terdorong untuk menonjolkan integrasi AI chatbot dalam Ray-Ban Stories dan Orion. Meta berharap bahwa integrasi AI chatbot akan meningkatkan fungsionalitas kacamata pintar mereka dan membuat Ray-Ban Stories dan Orion lebih menarik bagi pengguna.
Meta diprediksi akan memperluas cakupan fitur AI chatbot yang saat ini hanya tersedia di Amerika Serikat dan Kanada. Ini akan memungkinkan pengguna di berbagai negara untuk menikmati pengalaman chatbot yang lebih canggih. Meta menargetkan pengguna global dengan memperluas cakupan fitur AI chatbot agar lebih banyak orang bisa menikmati keunggulan teknologi AI. Bocoran roadmap Meta menunjukkan bahwa perusahaan ini akan merilis Ray-Ban Stories generasi terbaru pada tahun depan. Kacamata ini akan dilengkapi dengan layar kecil, selain kamera, speaker, dan mikrofon yang sudah ada.
Meta menargetkan pengguna yang mencari kacamata pintar dengan fitur yang lebih lengkap. Meta telah mengintegrasikan platform AI ke berbagai perangkatnya, termasuk peluncuran Meta AI di Quest pada akhir Juli dan integrasi sebelumnya di Ray-Ban Meta Smart Glasses. Platform AI ini dapat diintegrasikan ke berbagai produk Meta, seperti Facebook dan Instagram. Connect 2024 diharapkan akan menampilkan pengumuman tentang bagaimana AI Meta dapat menjembatani kesenjangan antara iOS, Android, Windows, dan platform lainnya.
Meta berharap bahwa integrasi AI akan meningkatkan kenyamanan pengguna dan memudahkan pengguna dalam berinteraksi dengan berbagai platform. Meta menargetkan untuk menjadi platform yang kompatibel dengan berbagai perangkat dan sistem operasi. Meta juga diharapkan akan menyoroti perkembangan terbaru dari LLM mereka, Llama 3.1. Llama 3.1 diposisikan sebagai alternatif open-source untuk LLM milik Google dan OpenAI. Llama 3.1 menjanjikan kemajuan signifikan dalam kemampuan penerjemahan, matematika, dan pengetahuan umum.
Meta berharap bahwa Llama 3.1 akan menjadi LLM yang populer dan memperkuat posisi mereka di dunia AI. Chatbot tetap menjadi inti dari rencana AI Meta. Meta sebelumnya telah mengumumkan karakter AI yang mirip Snoop Dogg dan Paris Hilton. Namun, karakter selebriti ini akhirnya dihapuskan setelah kurang mendapatkan sambutan dari pengguna. Avatars Kendall Jenner dan Tom Brady juga mengalami nasib serupa. Meta menargetkan pengguna yang mencari pengalaman chatbot yang lebih natural dan mendalam. Meta berharap bahwa kegagalan karakter selebriti AI akan menjadi pelajaran berharga untuk mengembangkan chatbot yang lebih menarik dan bermakna.
Meskipun demikian, Meta diprediksi akan terus mengembangkan AI chatbot yang memungkinkan pengguna untuk membuat versi AI dari diri mereka sendiri dan chatbot khusus. Meta optimis bahwa ini akan menjadi langkah yang baik dalam menghubungkan orang dan menciptakan pengalaman yang unik. Meta berharap bahwa chatbot khusus akan menjadi alat yang berguna bagi pengguna dan menawarkan pengalaman yang lebih pribadi. Meta menargetkan untuk membangun komunitas online yang lebih terhubung dan bermakna. Meta Connect 2024 akan menjadi acara yang sangat dinantikan.
Penggemar teknologi menantikan teknologi terbaru dari Meta, terutama di bidang AR dan VR. Kita tunggu saja apa yang akan diberikan Meta pada Connect 2024. Acara ini diprediksi akan menjadi momen penting dalam perkembangan teknologi. Meta bersiap untuk mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia sekitarnya. Meta menargetkan untuk menjadi pelopor dalam teknologi AR dan VR dan memasuki era baru di mana teknologi berperan penting dalam kehidupan manusia.