XPeng Motors Siap Luncurkan 30 Mobil Listrik Baru



TL;DR
  • XPeng Motors mau rilis 30 mobil listrik baru.
  • XPeng isi kesenjangan harga dan tingkatkan teknologi.
  • XPeng siap bersaing dan berinvestasi besar-besaran.
XPeng Motors Siap Luncurkan 30 Mobil Listrik Baru - image source: electrek - pibitek.biz - Anggaran

image source: electrek


336-280

pibitek.biz - XPeng Motors, merek mobil listrik asal China, memiliki rencana ekspansi yang ambisius. CEO XPeng, He Xiaopeng, mengumumkan dalam surat internal bahwa perusahaan berencana untuk merilis sekitar 30 model mobil listrik baru dan diperbarui dalam waktu tiga tahun mendatang. XPeng Motors akan mengisi kesenjangan harga antara mobil seharga 14.000 hingga 56.000 dollar AS (219 – 877 juta rupiah) di China. XPeng Motors, yang telah beroperasi selama 10 tahun di industri mobil listrik, telah menjadi salah satu pengembang mobil listrik terkemuka di China.

Mereka bersaing dengan perusahaan seperti NIO dan BYD, yang saat ini menjadi pemimpin pasar. Selain memperluas pasar ke Eropa, XPeng juga terus memperkuat lini produk mobil listriknya di China dengan merilis model baru seperti G9 dan X9. Meskipun XPeng berusaha untuk mengembangkan mobil terbang melalui proyek air mobility AeroHT, perusahaan induknya tetap fokus pada pengembangan mobil listrik baru di China dan negara-negara lain, namun tidak akan memasuki pasar Amerika Serikat dalam waktu dekat.

XPeng Motors terus mendapatkan momentum sebagai pesaing dalam industri mobil listrik dan tampaknya berencana untuk merilis serangkaian model baru dalam tiga tahun mendatang. Dalam surat internal yang dikirimkan oleh CEO XPeng, He Xiaopeng, yang dikutip oleh CnEVPost, tahun 2024 akan menjadi tahun di mana perusahaan China ini merilis produk baru dengan platform dan teknologi yang lebih kuat. Surat tersebut menyebutkan bahwa XPeng berencana untuk merilis sekitar 30 model mobil listrik baru atau diperbarui dalam waktu tiga tahun mendatang, yang merupakan rencana yang sangat ambisius bagi produsen mobil, terlebih lagi jika fokusnya adalah teknologi mobil listrik yang masih belum mencapai potensinya sepenuhnya.

Platform yang telah disebutkan sebelumnya akan digunakan untuk dua mobil listrik awal yang ditargetkan pada kisaran harga RMB 150.000 (21.000 dollar AS, 330 juta rupiah) dan RMB 300.000 (42.150 dolar AS, 660 juta rupiah), sehingga mengisi kesenjangan harga yang sebelumnya belum terisi oleh XPeng di China.

Dengan demikian, perusahaan ini menawarkan mobil listrik baru dalam setiap kelas, mulai dari harga RMB 100.000 (14.000 dollar AS, 219 juta rupiah) hingga RMB 400.000 (56.200 dolar AS, 880 juta rupiah).

Menurut Xiaopeng, alasan di balik ekspansi yang ambisius ini adalah untuk bersaing dalam industri mobil listrik China yang semakin intens. Ia menyebutkan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun persaingan sengit di antara produsen mobil lokal, dan menjadi awal dari tahap eliminasi. Untuk mendukung tujuan pengembangan dalam tiga tahun mendatang, XPeng berencana untuk merekrut sekitar 4.000 karyawan baru dan meningkatkan anggaran penelitian dan pengembangan mereka sebesar lebih dari 40% YoY untuk "berjuang demi masa depan".

Sementara banyak produsen mobil di China dan di luar China (termasuk Amerika Serikat) mengurangi target pengembangan mobil listrik mereka, CEO XPeng melihat peluang untuk memanfaatkannya dan akan terus maju dengan lebih keras dan lebih cepat dari sebelumnya. Kedepannya, teknologi pengemudi pintar akan tetap menjadi fokus utama XPeng dalam mobil listrik baru mereka, dan perusahaan ini berencana untuk menginvestasikan RMB 3,5 miliar (492 juta dollar AS, 7,7 triliun rupiah) pada tahun 2024 saja untuk penelitian dan pengembangan AI yang mendukung fungsi ADAS tersebut.