- Boeing kembangkan MQ-28 Ghost Bats, pesawat jet tempur tanpa pilot.
- Uni Emirat Arab batal beli F-35 karena syarat Amerika Serikat.
- Boeing kembangkan pesawat 797 untuk penerbangan jarak menengah.
pibitek.biz -Boeing lagi ngegarap proyek super keren. Perusahaan ini lagi ngembangin pesawat jet tempur yang bisa terbang sendiri. Bukan cuma ngebantu pilot, tapi pesawat ini dikontrol AI! Keren banget kan? Namanya? MQ-28 Ghost Bats! Ghost Bats ini dirancang untuk beroperasi tanpa pilot. Bayangin aja, ribuan pesawat canggih ini bisa berkeliaran di langit, dikontrol sama AI. Saat ini, Boeing lagi ngembangin prototipe Ghost Bats di Amerika Serikat dan Australia. Ghost Bats punya ukuran yang lumayan besar, 38 kaki panjangnya, dan bisa terbang sampai 2.300 mil.
2 – Kebocoran Data Asuransi Globe Life dan Upaya Pemerasan 2 – Kebocoran Data Asuransi Globe Life dan Upaya Pemerasan
3 – Google Kerjasama dengan Reaktor Nuklir untuk AI 3 – Google Kerjasama dengan Reaktor Nuklir untuk AI
Kekuatan AI-nya juga gak main-main. Ghost Bats bisa milih sendiri target yang ingin diserang dan ngeluarin senjata tanpa campur tangan manusia. Pesawat ini juga punya tempat penyimpanan khusus di bagian depan. Di sana, bisa ditaro bom dan senjata, bahkan senjata nuklir. Keren sih, tapi banyak yang gak setuju sama proyek ini. Banyak orang yang khawatir kalau AI-nya ngelakuin hal yang gak terduga. Misalnya, AI-nya bisa ngerusak sesuatu yang gak seharusnya atau malah menyerang target yang salah. Gimana kalau AI-nya ngelakuin kesalahan, siapa yang bertanggung jawab? Terus, siapa yang punya hak untuk ngontrol pesawat ini? Masalah lainnya, AI ini bisa mengubah cara perang.
Nanti manusia gak lagi ikut perang langsung, malah AI yang ngerjain semua. Gimana masa depan peperangan dengan teknologi AI? Memang, proyek ini bisa nguatin posisi Amerika Serikat dalam persaingan sama China. Karena China juga lagi ngembangin teknologi AI untuk senjata. Tapi, di balik kemajuan teknologi AI, ada pertanyaan penting yang belum kejawab. Siapa yang ngontrol AI ini? Apakah AI ini bisa diajak berdiskusi? Apakah AI ini punya rasa kemanusiaan? Yang pasti, proyek ini jadi sorotan dunia. Gimana nasib proyek ini? Kita tunggu aja update-nya.
Oke, kita bahas tentang proyek yang lain. Ada kabar buruk nih buat Uni Emirat Arab. Mereka lagi ngalamin masalah sama Amerika Serikat. Uni Emirat Arab mau beli F-35, jet tempur canggih yang punya teknologi siluman. F-35 ini diproduksi sama Lockheed Martin. Uni Emirat Arab mau beli 50 unit jet ini, bareng sama drone dan senjata canggih. Tapi, Amerika Serikat ngasih syarat yang bikin Uni Emirat Arab kesal. Amerika Serikat takut kalau teknologi F-35 bocor ke China. Uni Emirat Arab gak mau nerima syarat itu, jadinya mereka membatalkan rencana pembelian F-35.
Padahal, Uni Emirat Arab udah lama ngincer F-35. Mereka pengen jadi negara kedua di Timur Tengah yang punya F-35, setelah Israel. Buat Uni Emirat Arab, F-35 punya nilai strategis yang tinggi. Teknologi silumannya bisa ngebuat pesawat ini sulit dideteksi. F-35 juga dilengkapi sama sensor dan sistem perang elektronik yang canggih. F-35 merupakan hasil pengembangan dari Lockheed Martin X-35. X-35 menang kompetisi Joint Strike Fighter program di tahun 2001. Boeing X-32 kalah di kompetisi ini. Amerika Serikat jadi pembeli terbesar F-35.
Beberapa negara lain juga ikut nyumbang dana buat pengembangan F-35, termasuk Inggris, Italia, Belanda, Kanada, Turki, Australia, Norwegia, dan Denmark. Mereka nyumbang dana sampai $4,375 miliar. Nasib Uni Emirat Arab dan F-35 masih belum jelas. Tergantung sama situasi politik di Amerika Serikat. Kalau Donald Trump menang lagi di pemilihan presiden, mungkin Uni Emirat Arab bisa ngebahas ulang pembelian F-35. Tapi, kalau Trump kalah, kemungkinan besar Uni Emirat Arab akan mencari alternatif lain. Ngomong-ngomong soal pesawat, Boeing juga ngerjain proyek lain.
Mereka ngembangin pesawat baru yang dinamai 797. Pesawat ini dirancang buat penerbangan jarak menengah. 797 bisa dibilang adalah generasi baru dari pesawat Boeing 737 dan 757. Boeing 797 punya desain yang lebih modern dan efisien. Tujuannya untuk ngurangi biaya operasional dan konsumsi bahan bakar. Boeing 797 juga bisa ngangkut lebih banyak penumpang. Boeing 797 diharapkan bisa jadi pesaing Airbus A320neo. Airbus A320neo juga merupakan pesawat baru yang dirancang untuk penerbangan jarak menengah.
Airbus A320neo lebih dulu dirilis dibandingkan Boeing 797. Tapi, Boeing 797 diklaim punya teknologi yang lebih canggih. Boeing 797 ini diharapkan bisa dilaunching sekitar tahun 2030-an. Kita tunggu aja perkembangannya. Terus, ada berita terbaru lagi nih dari dunia penerbangan. Air India lagi ngegarap proyek pengembangan armada pesawatnya. Mereka beli banyak pesawat A350 dari Airbus. Airbus A350 ini dikenal sebagai pesawat modern dengan teknologi yang canggih. Airbus A350 punya kabin yang luas dan nyaman.
Airbus A350 juga dikenal sebagai pesawat yang hemat bahan bakar. Air India lagi ngegarap banyak rute baru. Salah satunya adalah rute dari Delhi ke New York JFK dan Newark. Air India juga lagi ngembangin rute baru ke Amerika Serikat. Air India ini lagi bersemangat untuk meningkatkan pelayanannya. Mereka pengen jadi maskapai penerbangan terbaik di Asia Selatan. Terus, ada lagi nih berita tentang maskapai penerbangan. Lockheed Martin dan Tata lagi ngembangin fasilitas perawatan pesawat C-130J di India.
Lockheed Martin ini produsen pesawat C-130J. C-130J ini merupakan pesawat militer yang dirancang untuk angkut udara dan dukungan logistik. Tata ini perusahaan besar di India yang bergerak di bidang industri dan teknologi. Fasilitas ini bakal jadi pusat perawatan C-130J di Asia Selatan. Ini menunjukkan makin kuatnya hubungan antara Lockheed Martin dan Tata. Fasilitas ini akan diresmikan tahun depan. Kita tunggu aja kabar baiknya. Oke, sekarang kita bahas tentang proyek unik nih. Ada proyek pembuatan pesawat besar yang super berat.
Namanya WindRunner. WindRunner ini bukan sembarang pesawat. Dia adalah pesawat terbesar dan terberat di dunia. WindRunner dirancang untuk menghasilkan energi dari angin. Bentuknya seperti layangan besar. Pesawat ini bakal dipasang di laut. WindRunner ini bisa menghasilkan energi yang besar. Cukup untuk nyuplai listrik ke jutaan rumah. Proyek ini masih dalam tahap pengembangan. Tapi, kalau berhasil, bisa jadi solusi buat energi terbarukan. WindRunner ini bisa jadi sumber energi yang ramah lingkungan.
Kita tunggu aja perkembangannya. Sekarang kita bahas tentang bandara. Kamu tau gak, bandara terbesar di dunia? Bandara terbesar di dunia berdasarkan luasnya adalah King Fahd International Airport di Dammam, Arab Saudi. Luasnya mencapai 780 kilometer persegi. King Fahd International Airport ini punya tiga landasan pacu yang panjangnya sampai 4,2 kilometer. Bandara ini bisa menampung ratusan pesawat sekaligus. Bandara ini juga punya fasilitas yang lengkap. Ada hotel, mall, dan tempat hiburan. Jadi, kalau kamu ke Dammam, jangan lupa mampir ke King Fahd International Airport.
Kamu bisa ngeliat sendiri betapa megahnya bandara ini. Bandara ini juga punya peran penting dalam industri penerbangan di Timur Tengah. Karena bandara ini bisa ngelayanin banyak penerbangan dari berbagai negara. Terus, ada berita terbaru nih dari China. Mereka lagi ngembangin pesawat jet yang bisa terbang super cepat. Pesawat ini dirancang untuk terbang ke mana aja dalam waktu dua jam. Pesawat ini masih dalam tahap pengembangan. Tapi, kalau berhasil, bisa jadi revolusi di dunia penerbangan. Pesawat ini bisa ngebantu kita bepergian lebih cepat dan efisien.
Pesawat ini juga bisa ngurangi waktu perjalanan kita. Bayangin, kamu bisa terbang dari Jakarta ke London dalam waktu dua jam. Ini bakal jadi mimpi yang jadi kenyataan. Kita tunggu aja perkembangannya.