- Teknologi Mahindra dan Google Cloud membentuk kemitraan strategis untuk adopsi AI Generatif.
- Kemitraan ini bertujuan meningkatkan operasional Mahindra & Mahindra melalui teknologi cloud.
- Adopsi AI harus dilakukan secara etis untuk mengelola risiko sosial dan privasi.
pibitek.biz -Teknologi Mahindra dan Google Cloud mengumumkan kemitraan strategis untuk mendorong adopsi AI Generatif dan memimpin transformasi digital untuk berbagai entitas Mahindra & Mahindra, salah satu perusahaan industri terkemuka di India. Kemitraan ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi AI dan machine learning guna meningkatkan berbagai aspek operasional Mahindra & Mahindra, mulai dari proses engineering, rantai pasokan, pra-penjualan, hingga layanan purna jual. Dalam kerangka kerja ini, Teknologi Mahindra akan berperan sebagai katalisator dalam transformasi cloud dan digitalisasi ruang kerja Mahindra & Mahindra, serta mengimplementasikan platform data Mahindra & Mahindra di Google Cloud.
2 – Kebocoran Data Asuransi Globe Life dan Upaya Pemerasan 2 – Kebocoran Data Asuransi Globe Life dan Upaya Pemerasan
3 – Serangan Siber Hantam Globe Life, Data Ribuan Pelanggan Dicuri 3 – Serangan Siber Hantam Globe Life, Data Ribuan Pelanggan Dicuri
Teknologi Mahindra, sebagai mitra terpercaya dalam industri layanan cloud, memiliki pengalaman dan keahlian yang luas dalam analisis data dan inisiatif migrasi cloud, didorong oleh kemitraan jangka panjangnya dengan Google Cloud. Pada tahun 2023, Teknologi Mahindra mendirikan pusat pengiriman di Guadalajara, Meksiko, yang didedikasikan khusus untuk menyediakan solusi berfokus Google Cloud. Pusat ini bertujuan untuk membantu para klien dalam memodernisasi infrastruktur mereka dan mengelola beban kerja dengan memanfaatkan teknologi yang terdiferensiasi, cloud-native, dan open-source.
Kolaborasi strategis ini selaras dengan upaya berkelanjutan Teknologi Mahindra dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerjanya melalui pemanfaatan tools AI Generatif. Mahindra & Mahindra dan Teknologi Mahindra juga akan memanfaatkan teknologi AI Google Cloud untuk mengembangkan aplikasi berbasis AI untuk berbagai bidang bisnis yang kritis. Google Cloud akan memberikan dukungan kepada Mahindra & Mahindra dalam mendeteksi anomali selama proses manufaktur. Hal ini akan memastikan tidak adanya gangguan, mengoptimalkan efisiensi energi, meningkatkan keselamatan kendaraan, meningkatkan keandalan, dan pada akhirnya meningkatkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.
Atul Soneja, Chief Operating Officer Teknologi Mahindra, menyatakan bahwa akses terhadap platform data terintegrasi dan solusi berbasis cloud menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi dan mendapatkan wawasan berharga di era yang saling terhubung. Kemitraan ini menegaskan kembali komitmen Teknologi Mahindra untuk membantu perusahaan berkembang dengan cepat, membuka peluang untuk menciptakan nilai baru dan mengembangkan bisnis melalui wawasan berbasis AI dan ML. Rucha Nanavati, Chief Information Officer Mahindra Group, menegaskan komitmen Mahindra dalam mendorong batas-batas inovasi dan terus meningkatkan pengalaman pelanggan.
Kemitraan dengan Google Cloud menjadi langkah maju dalam menetapkan standar baru dalam pengalaman pelanggan dengan memanfaatkan kekuatan wawasan berbasis AI. Mahindra yakin bahwa dengan Teknologi Mahindra memimpin implementasi layanan tersebut, kolaborasi ini akan membuka era baru inovasi teknologi. Bikram Singh Bedi, Vice President dan Country MD Google Cloud, menyatakan komitmen Google Cloud dalam menyediakan infrastruktur cloud yang tepercaya dan aman serta alat AI canggih untuk perusahaan seperti Mahindra & Mahindra.
Kemitraan ini akan membantu mendorong transformasi cloud dan AI yang signifikan untuk Mahindra & Mahindra dan pelanggan globalnya. Kolaborasi ini menjanjikan dampak positif yang signifikan bagi Mahindra & Mahindra, baik dalam hal efisiensi operasional maupun peningkatan pengalaman pelanggan. Integrasi teknologi AI dan cloud memungkinkan Mahindra & Mahindra untuk mengoptimalkan proses manufaktur, meningkatkan keandalan produk, dan memberikan layanan pelanggan yang lebih personal dan responsif. Namun, di tengah antusiasme menyambut kemitraan ini, terdapat kekhawatiran yang perlu dipertimbangkan.
Pemanfaatan teknologi AI secara luas, meskipun menjanjikan peningkatan efisiensi, juga berpotensi menimbulkan risiko yang signifikan. Ketergantungan yang berlebihan terhadap teknologi AI dapat menyebabkan hilangnya pekerjaan manusia, mempertajam kesenjangan digital, dan menimbulkan ancaman keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Terlebih lagi, integrasi AI dalam sistem manufaktur yang kompleks membutuhkan upaya besar dalam hal keamanan data dan privasi, serta manajemen risiko. Kekhawatiran tersebut harus menjadi fokus utama dalam implementasi teknologi AI.
Mahindra & Mahindra perlu memastikan bahwa adopsi AI dilakukan secara bertanggung jawab dan etis, dengan mempertimbangkan dampak sosial dan etika yang luas. Selain itu, perlu dilakukan upaya untuk mengelola risiko yang terkait dengan ketergantungan teknologi AI dan menjaga privasi data pelanggan. Kemitraan ini merupakan langkah strategis yang menggabungkan kekuatan teknologi AI dan cloud untuk memajukan bisnis Mahindra & Mahindra. Namun, penting bagi Mahindra & Mahindra untuk melangkah dengan hati-hati dan mempertimbangkan potensi risiko serta dampak sosial yang terkait dengan adopsi AI.
Dengan pengelolaan yang tepat dan etis, teknologi AI dapat menjadi katalisator transformasi positif bagi Mahindra & Mahindra dan sektor industri di seluruh dunia. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja bisnis Mahindra & Mahindra, memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin di industri, dan menandai era baru inovasi dalam industri manufaktur. Kemitraan ini membuka peluang baru bagi Mahindra & Mahindra untuk memanfaatkan teknologi AI dan cloud guna meningkatkan layanan, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang luar biasa. Kemitraan ini merupakan bukti nyata bahwa teknologi AI dan cloud dapat menjadi penggerak utama dalam memajukan bisnis di era digital.