- Samsung Galaxy S24 FE hadir dengan desain persegi yang tajam dan fitur AI yang telah dikenal di lini S24, termasuk Portrait Studio, Generative Edit, dan Sketch to Image.
- Perangkat ini ditenagai oleh prosesor Exynos 2400e 4nm dan dilengkapi dengan sensor kamera dan software pengeditan foto yang serupa dengan yang digunakan pada Galaxy S24.
- Samsung Galaxy S24 FE dibanderol dengan harga $650 dan tersedia dalam pilihan warna biru, grafit, abu-abu, dan hijau mint, serta akan tersedia untuk pembelian pada tanggal 3 Oktober.
pibitek.biz -Samsung, raksasa teknologi asal Korea Selatan, secara konsisten menghadirkan lini "fan edition" atau FE sebagai cara untuk menyajikan fitur unggulan pada perangkat kelas atas mereka kepada konsumen yang tidak ingin mengeluarkan biaya mahal. Galaxy S24 FE, edisi terbaru dari lini FE ini, hadir dengan desain persegi yang tajam dan dipenuhi dengan beragam fitur AI yang telah menjadi ciri khas perangkat Samsung di tahun 2024. Perangkat ini merupakan perwujudan dari segala upaya Samsung untuk mengintegrasikan fitur AI ke dalam perangkat selulernya.
2 – AI Apple: Kekecewaan dan Keterlambatan 2 – AI Apple: Kekecewaan dan Keterlambatan
3 – Cyera Akuisisi Trail Security untuk Keamanan Data 3 – Cyera Akuisisi Trail Security untuk Keamanan Data
Galaxy S24 FE mencantumkan sejumlah fitur AI yang telah dikenal di lini S24, termasuk Galaxy S24 Ultra dan seri Galaxy Z Flip dan Fold 6. Fitur-fitur tersebut mencakup berbagai kemampuan di bidang fotografi, seperti Portrait Studio, Generative Edit, dan Sketch to Image. Fitur-fitur ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan objek yang dihasilkan oleh AI ke dalam foto yang telah ada. Meskipun fitur ini terdengar menarik, pengguna yang telah familiar dengan fitur serupa di perangkat Samsung sebelumnya mungkin tidak merasakan keunikan yang signifikan.
Pengalaman dengan Sketch to Image di Galaxy S24 FE terasa kurang memuaskan dibandingkan dengan penggunaan fitur yang sama pada Galaxy S24 Ultra, terutama karena ukuran layar yang lebih kecil dan tidak adanya dukungan S Pen. Samsung Galaxy S24 FE ditenagai oleh prosesor Exynos 2400e 4nm, sebuah peningkatan dari Exynos 2200 yang digunakan pada pendahulunya. Prosesor baru ini mampu mendukung fitur AI bawaan seperti Live Translate untuk penerjemahan panggilan telepon. Namun, untuk fitur yang lebih kompleks seperti Interpreter (terjemahan pribadi) atau Composer AI (pembuat teks), perangkat tetap bergantung pada cloud.
Pengalaman menggunakan Interpreter di Galaxy S24 FE masih belum memuaskan, karena fitur ini kesulitan memahami ucapan dalam bahasa Prancis di lingkungan bising dan ramai. Perubahan yang signifikan lainnya pada Galaxy S24 FE adalah desain bezel yang sedikit lebih tipis dibandingkan dengan model sebelumnya. Desain ini memungkinkan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 7 inci untuk menampilkan lebih banyak konten visual. Walaupun demikian, perbedaan ukuran layar dengan pendahulunya (6,4 inci) tidak terasa signifikan saat dipegang.
Samsung Galaxy S24 FE dilengkapi dengan sensor kamera dan software pengeditan foto yang serupa dengan yang digunakan pada Galaxy S24. Perangkat ini memiliki lensa wide 50 MP, lensa telefoto 8 MP dengan zoom 3X, dan sensor ultrawide 12 MP. Samsung mempromosikan kemampuan ProVisual Engine dan Nightography yang pertama kali hadir pada lini S24 dan kini tersedia pada edisi FE tahun ini. Fitur ini merupakan seperangkat alat yang didukung AI untuk memperbaiki framing foto atau menghilangkan noise yang tidak diinginkan.
Kinerja software pengeditan foto pada Galaxy S24 FE menunjukkan kemiripan dengan Magic Editor, suite yang tersedia pada smartphone Google Pixel 9. Magic Editor memanfaatkan penggantian piksel untuk meningkatkan kualitas foto secara profesional. Keunggulan peningkatan hardware pada Galaxy S24 FE meliputi peningkatan kemampuan Ray Tracing, yang diklaim lebih baik dibandingkan dengan model sebelumnya. Perangkat ini juga dilengkapi ruang uap yang lebih besar untuk menjaga suhu tetap rendah dan baterai 4.700 mAh yang lebih besar dibandingkan dengan baterai 4.500 mAh pada Galaxy S23 FE.
Performa baterai yang lebih baik akan menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memanfaatkan beragam fitur AI. Galaxy S24 FE dibanderol dengan harga $650 dan tersedia dalam pilihan warna biru, grafit, abu-abu, dan hijau mint. Perangkat ini dapat dipesan terlebih dahulu dan akan tersedia untuk pembelian pada tanggal 3 Oktober. Samsung juga mempromosikan versi LTE terbaru dari Galaxy Watch FE yang telah ada sebelumnya. Fitur konektivitas tambahan memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon atau melacak data kesehatan tanpa memerlukan smartphone.
Versi LTE ini dibanderol dengan harga $250, dibandingkan dengan versi original yang dijual seharga $200. Samsung berharap pengguna akan memanfaatkan layar lebar Galaxy Tab S10 Ultra dan S10 untuk memaksimalkan pengalaman menggunakan fitur AI. Galaxy Ring, perangkat terbaru dari Samsung, merupakan gelang pintar yang memiliki kemampuan pelacakan kesehatan dan kebugaran yang canggih. Sayangnya, untuk mendapatkan fitur pelacakan kesehatan yang lengkap, pengguna harus tetap berada dalam ekosistem Samsung.
Honor, perusahaan asal China, telah merilis Magic V3, smartphone lipat ultra tipis yang diklaim lebih tipis dibandingkan dengan Galaxy Z Fold 6. Meskipun begitu, Magic V3 kemungkinan tidak akan tersedia di Amerika Serikat. LG tengah mengembangkan teknologi PHOLED, atau blue phosphor OLED, yang diklaim lebih efisien dan mampu menghasilkan layar OLED yang lebih terang. Samsung juga berencana merilis monitor Odyssey 3D berukuran 27 inci dan 37 inci pada akhir tahun ini, meskipun harga jualnya masih belum diketahui.
Google telah merilis Pixel 9 Pro Fold, smartphone lipat model "buku" terbesar yang pernah ada. Perangkat ini terinspirasi dari Samsung Galaxy Z Fold dan OnePlus Open, dan dianggap lebih baik dalam beberapa aspek. Galaxy S24 FE seolah menjadi bukti nyata bahwa Samsung terjebak dalam rutinitas dan kehilangan kreativitas. Setiap tahun, Samsung hanya mengulang kembali fitur AI yang telah ada sebelumnya tanpa memberikan inovasi yang berarti. Fitur AI yang ditawarkan terasa seperti pemanis semata dan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi pengalaman pengguna. Samsung seharusnya lebih fokus pada pengembangan fitur yang benar-benar inovatif dan berguna, bukan sekadar mengikuti tren yang sudah usang.
Samsung Galaxy S24 FE hadir sebagai perangkat yang ditujukan bagi para penggemar Samsung yang ingin menikmati fitur-fitur AI terbaru dengan harga yang lebih terjangkau. Meskipun perangkat ini menawarkan peningkatan yang signifikan dari pendahulunya, sebagian besar fitur AI yang ditawarkan merupakan reiterasi dari teknologi yang telah ada sebelumnya. Samsung masih memiliki banyak ruang untuk berinovasi dan menghadirkan fitur AI yang lebih revolusioner dan bermanfaat bagi pengguna.