Serangan SIM-Swap: Akun SEC Diretas Secara Besar-Besaran



Serangan SIM-Swap: Akun SEC Diretas Secara Besar-Besaran - credit for: bleepingcomputer - pibitek.biz - Palsu

credit for: bleepingcomputer


336-280
TL;DR
  • Eric Council ditangkap FBI terkait peretasan akun SEC.
  • Serangan SIM-swap digunakan untuk mencuri identitas dan akses akun.
  • Kejadian ini menyoroti pentingnya keamanan siber yang lebih baik.

pibitek.biz -Seorang pria berusia 25 tahun bernama Eric Council dari Alabama ditangkap oleh FBI. Penangkapan ini terkait dengan dugaan perannya dalam meretas akun X milik SEC. Para pelaku diduga melakukan serangan SIM-swap untuk mengambil alih identitas orang yang mengelola akun tersebut. Pada tanggal 9 Januari 2024, akun X SEC diretas dan mengeluarkan pernyataan palsu. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa SEC telah menyetujui ETF Bitcoin untuk diperdagangkan di bursa saham. Pernyataan palsu itu menyatakan bahwa SEC memberikan persetujuan untuk ETF Bitcoin.

Dalam tweet tersebut, terdapat gambar Ketua SEC, Gary Gensler, yang memuji keputusan tersebut. Setelah pengumuman itu, harga Bitcoin melonjak sebesar USD 1.000. Namun, harga Bitcoin segera turun USD 2.000 setelah Gensler mengonfirmasi bahwa akun SEC telah diretas dan pengumuman tersebut tidak benar. Keesokan harinya, SEC mengonfirmasi bahwa peretasan terjadi melalui serangan SIM-swap. Serangan SIM-swap adalah metode di mana pelaku menipu penyedia layanan seluler. Mereka meminta agar nomor telepon korban dipindahkan ke perangkat lain yang mereka kendalikan.

Dengan cara ini, pelaku dapat menerima semua pesan dan panggilan yang terkait dengan nomor tersebut. Ini termasuk tautan reset kata sandi dan kode akses satu kali untuk autentikasi multi-faktor. Menurut SEC, para peretas tidak memiliki akses ke sistem internal atau data lainnya. Eric Council diindikasikan oleh dewan juri federal pada 10 Oktober. Ia menghadapi satu dakwaan konspirasi untuk melakukan pencurian identitas yang diperparah dan penipuan perangkat akses. Jika terbukti bersalah, ia dapat dijatuhi hukuman maksimal lima tahun penjara.

Serangan SIM-swap semakin populer di kalangan pelaku kejahatan. Mereka sering digunakan untuk mencuri cryptocurrency dari pengguna yang biasanya dilindungi oleh autentikasi multi-faktor. Kejadian ini menunjukkan betapa rentannya sistem keamanan saat ini. Banyak orang yang tidak menyadari risiko yang ada. Kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pengguna. Perlindungan yang lebih baik harus diterapkan untuk mencegah serangan serupa. Pengguna harus lebih waspada terhadap keamanan akun mereka.

Peretasan ini mencerminkan masalah yang lebih besar dalam dunia digital. Keamanan siber menjadi tantangan yang semakin kompleks. Banyak orang masih menganggap remeh pentingnya perlindungan data. Kejadian ini menunjukkan bahwa tindakan pencegahan yang lebih ketat sangat diperlukan. Masyarakat harus lebih sadar akan risiko yang ada di dunia maya. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keamanan siber harus menjadi prioritas. Pengguna harus mengaktifkan perlindungan tambahan yang ditawarkan oleh penyedia layanan.

Dengan cara ini, mereka dapat melindungi diri dari serangan yang merugikan. Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya edukasi tentang keamanan digital. Masyarakat perlu memahami cara melindungi informasi pribadi mereka. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga keamanan informasi. Penangkapan Eric Council adalah langkah positif, tetapi masih banyak yang harus dilakukan. Keamanan siber harus menjadi perhatian utama bagi semua orang. Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk melindungi data mereka.