DeeStream (DST) Laris Manis di Pasar Live Streaming



TL;DR
  • DeeStream (DST) adalah platform live streaming dengan teknologi Web3.
  • DeeStream (DST) menawarkan kebebasan dan penghasilan bagi kreator konten.
  • DeeStream (DST) ingin merebut pangsa pasar live streaming dari YouTube dan Twitch.
DeeStream (DST) Laris Manis di Pasar Live Streaming - picture origin: techbullion - pibitek.biz - Jepang

picture origin: techbullion


336-280

pibitek.biz - DeeStream (DST) adalah platform live streaming yang menggunakan teknologi Web3 untuk menghadirkan video hosting dan siaran langsung yang terdesentralisasi. Platform ini menawarkan kebebasan dan penghasilan bagi para kreator konten melalui token DST yang bisa diperdagangkan. Saat ini, DeeStream (DST) sedang menjalankan presale dengan harga 0.035 dolar AS per token, dan sudah mendapatkan banyak minat dari investor. DeeStream (DST) berpotensi menjadi pesaing serius bagi platform live streaming besar seperti YouTube dan Twitch.

Pasar live streaming sendiri diperkirakan bernilai 160.55 miliar dollar AS pada tahun 2024, dan DeeStream (DST) ingin merebut pangsa pasar dengan konsep yang berbeda. DeeStream (DST) mengklaim sebagai platform live streaming pertama yang berbasis Web3, yaitu infrastruktur internet yang lebih terbuka, aman, dan transparan. Dengan Web3, DeeStream (DST) bisa memberikan kontrol penuh kepada para kreator konten atas konten mereka.

Mereka tidak perlu khawatir dengan sensor, pembatasan, atau manipulasi dari pihak ketiga. Mereka juga bisa mendapatkan penghasilan dari token DST, yang bisa ditukar dengan mata uang kripto lainnya seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sendiri sedang mengalami kenaikan harga yang signifikan di pasar kripto.

Bitcoin (BTC) mencapai rekor tertinggi terhadap yen Jepang, mencerminkan ketidakpercayaan terhadap mata uang tersebut. Ethereum (ETH) juga menarik banyak investor besar, yang menimbun 69.5K ETH (senilai 179 juta dollar AS) sejak awal Februari.

Kedua mata uang kripto ini mendapat dukungan dari lingkungan regulasi yang kondusif di Asia, terutama Jepang, Hong Kong, dan Singapura. DeeStream (DST) berharap bisa mengikuti jejak kesuksesan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) di pasar kripto. Presale DeeStream (DST) terdiri dari enam tahap, dan tahap pertama sudah hampir habis terjual.

Investor yang ikut presale bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga token DST sebelum token tersebut masuk ke bursa. Presale DeeStream (DST) juga sudah menarik lebih dari 4.000 pengguna baru di bulan Februari, menunjukkan permintaan yang kuat. Bagi yang tertarik dengan potensi DeeStream (DST) sebagai platform live streaming masa depan, bisa bergabung dengan presale DeeStream (DST) sekarang juga.