Pemerintah Amerika Serikat mendorong adopsi RPKI untuk keamanan routing data. Gedung Putih mendorong penggunaan bahasa pemrograman yang aman seperti Go dan Rust. Upaya keamanan siber memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.
Author: Govan (152)

Bahaya AI: ChatGPT Digunakan untuk Kembangkan MalwareBahaya AI: ChatGPT Digunakan untuk Kembangkan Malware
Konten — Pelaku kejahatan siber memanfaatkan ChatGPT untuk membangun malware. OpenAI berupaya menonaktifkan akun yang terlibat dalam kejahatan. Pengembangan AI harus dilakukan secara etis dan bertanggung jawab.

OS – Aplikasi ChatGPT untuk Windows: Kelebihan dan KekuranganOS – Aplikasi ChatGPT untuk Windows: Kelebihan dan Kekurangan
Aplikasi ChatGPT untuk Windows hanya tersedia bagi pelanggan berbayar. Aplikasi ini memiliki batasan fitur dibandingkan versi web dan seluler. Pengguna berharap...

Apple Tertinggal dalam Pengembangan AIApple Tertinggal dalam Pengembangan AI
AI – Apple, perusahaan teknologi yang dikenal dengan inovasi dan produk-produk premiumnya, ternyata sedang menghadapi tantangan besar dalam dunia AI. Menurut informasi terbaru dari Mark Gurman, penulis untuk publikasi teknologi 9to5Mac, beberapa karyawan di Apple percaya bahwa perusahaan mereka tertinggal sekitar dua tahun dalam pengembangan teknologi AI. Meskipun Apple telah merilis fitur

Canggih – Serangan Ransomware Turun 300%, Microsoft Ungkap Strategi BaruCanggih – Serangan Ransomware Turun 300%, Microsoft Ungkap Strategi Baru
Serangan ransomware mengalami penurunan sebesar 300% dalam dua tahun terakhir. Teknologi otomatis berhasil menghentikan serangan sebelum mencapai tujuan. Kolaborasi antara negara dan kelompok kriminal semakin kompleks dalam kejahatan siber.

Mengungkap Sisi Gelap YouTube: Konten Berbahaya Beredar • ManusiaMengungkap Sisi Gelap YouTube: Konten Berbahaya Beredar • Manusia
YouTube awalnya dirancang sebagai situs kencan yang gagal. Platform ini kemudian beralih menjadi tempat berbagi video umum. Pengguna harus bijak memilih konten yang ditonton di YouTube.

AI Picu Kebutuhan Energi NuklirAI Picu Kebutuhan Energi Nuklir
Risiko — Energi nuklir, yang pernah dianggap sebagai teknologi usang, kembali menjadi sorotan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi AI. Kebutuhan energi yang besar untuk melatih model-model AI, mendorong perusahaan teknologi besar seperti Google, Amazon, dan Microsoft untuk berinvestasi dalam energi nuklir. Teknologi AI sedang mengalami evolusi yang cepat. Model-model AI semakin kecil

Microsoft Transformasi Dunia Kesehatan dengan AI CanggihMicrosoft Transformasi Dunia Kesehatan dengan AI Canggih
Microsoft, perusahaan teknologi raksasa, terus mengembangkan kemampuan AI pada platform layanan kesehatan di awannya. Langkah ini menandai perubahan besar dalam dunia kesehatan, yang berpotensi mengubah cara perawatan pasien dan mempermudah alur kerja di industri kesehatan. Upaya Microsoft muncul di tengah tantangan yang dihadapi rumah sakit dan klinik untuk meningkatkan layanan [Gov|2525]

Serangan Siber Negara-Bangsa: Ancaman Global yang Semakin MeningkatSerangan Siber Negara-Bangsa: Ancaman Global yang Semakin Meningkat
Korea – Serangan siber negara-bangsa semakin kompleks dan berbahaya. Kolaborasi antara negara dan kelompok kriminal siber meningkat pesat. Keamanan siber memerlukan tindakan kolaboratif untuk melindungi pelanggan.

Google Bangun Reaktor Nuklir untuk Tenagai AI • RisikoGoogle Bangun Reaktor Nuklir untuk Tenagai AI • Risiko
Google membangun reaktor nuklir untuk energi AI. Proyek Google menggunakan reaktor nuklir untuk menghasilkan energi bersih. Reaktor nuklir Google memungkinkan dekarbonisasi jaringan energi.