Robin Lee Jadi Bos APAC di Hawk AI



TL;DR
  • Robin Lee jadi bos APAC Hawk AI
  • Hawk AI pakai AI untuk lawan penipuan dan pencucian uang
  • Hawk AI unggul dari pesaing dan berkembang global
Robin Lee Jadi Bos APAC di Hawk AI - credit to: regtechanalyst - pibitek.biz - Teknologi

credit to: regtechanalyst


336-280

pibitek.biz - Hawk AI, perusahaan yang menyediakan teknologi berbasis AI untuk mengawasi penipuan dan pencucian uang, telah menunjuk Robin Lee sebagai manajer umum untuk kawasan Asia Pasifik (APAC). Ini menunjukkan komitmen Hawk AI untuk mengembangkan bisnisnya di pasar APAC, kata perusahaan itu dalam siaran pers pada Jumat (16 Feb). Tobias Schweiger, CEO Hawk AI, mengatakan dia senang menyambut Robin Lee ke Hawk AI.

Dia mengatakan Robin Lee punya pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa di bidang kepatuhan regulasi dan pemberantasan kejahatan keuangan. Robin Lee sebelumnya pernah bekerja di Thomson Reuters, LSEG/Refinitiv, dan Napier, di mana dia memimpin operasi APAC perusahaan itu. Dia juga aktif sebagai wakil ketua untuk babak APAC dari Global Coalition to Fight Financial Crime dan sebagai Global FinTech Liaison untuk Departemen Kehakiman AS.

Robin Lee mengatakan dia senang bergabung dengan Hawk AI. Dia mengatakan platform Hawk AI jauh lebih unggul dari pesaing lain di sektor ini, dengan AI yang bisa dijelaskan dan pendekatan terpadu untuk menangani kejahatan keuangan yang memberikan hasil yang luar biasa untuk pelanggan. Hawk AI menawarkan solusi modular yang menggunakan AI untuk memantau transaksi, menyaring pembayaran, melakukan pKYC (perpetual know your customer), dan mencegah penipuan secara real time.

Perusahaan ini didirikan pada 2018, berkembang cepat secara global, dan sekarang memantau atau menyaring miliaran transaksi di seluruh dunia. PYMNTS Intelligence menemukan bahwa lonjakan perbankan digital dan pembayaran digital yang lebih cepat telah mendorong bank untuk meningkatkan teknik pemberantasan penipuan. Salah satu langkah yang mereka ambil adalah berinvestasi di teknologi AI dan machine learning, menurut "The State of Fraud and Financial Crime in the U.

2023", sebuah kolaborasi antara PYMNTS Intelligence dan Hawk AI. Michael Shearer, chief solutions officer di Hawk AI, mengatakan kepada PYMNTS dalam sebuah wawancara pada 1 Feb bahwa pendekatan tradisional untuk melawan penipuan dan kejahatan keuangan tidak lagi cukup di era yang terus berubah ini. Dia mengatakan saat ini, otomatisasi, AI, dan machine learning adalah alat penting untuk mengorganisir dan menghubungkan data untuk membangun konteks yang lebih kaya dan membuat keputusan yang lebih baik.