Jeep Siapkan Mobil Listrik Pertama dan Potong Harga Model Populer



TL;DR
  • Jeep potong harga model populer, siapkan mobil listrik.
  • Lima model baru Jeep akan rilis tahun 2025.
  • Wagoneer S dan Recon EV akan pakai platform Stellantis.
Jeep Siapkan Mobil Listrik Pertama dan Potong Harga Model Populer - the picture via: caranddriver - pibitek.biz - Rilis

the picture via: caranddriver


336-280

pibitek.biz - Jeep CEO Antonio Filosa mengumumkan bahwa merek tersebut akan merilis lima model baru pada tahun 2025, yang akan mencakup nama-nama baru serta pembaruan pada model yang sudah ada. Dengan hadirnya semua model baru tersebut, tahun 2025 akan menjadi tahun penting bagi perusahaan ini. Namun, CEO baru Jeep tidak terlihat puas dengan hanya duduk diam menunggu hingga saat itu.

Sebelum model-model baru tersebut hadir, merek ini akan memotong harga dari model populer dan bersiap untuk kedatangan mobil listrik pertamanya. Dalam hal pemotongan harga, Jeep Compass sekarang dijual mulai dari 27.495 dolar AS, sehingga harganya menjadi 2.500 dollar AS lebih murah dari harga jual resmi (MSRP) tahun 2024. Line-up juga mengalami penyempitan, dengan model Altitude, Red Edition, dan High Altitude semuanya dihapus.

Jeep Grand Cherokee juga mengalami pemotongan harga, dengan beberapa trim sekarang dijual dengan harga ribuan dolar lebih rendah dibandingkan awal tahun ini. Misalnya, harga Grand Cherokee Laredo yang merupakan tipe entry-level dipotong sebesar 1.500 dolar AS, sementara trim Limited turun sebesar 2.325 dollar AS. "Brand ini sedang mengalami perubahan", ujar Filosa.

"Kita perlu melakukan sesuatu dalam persiapan pasar dan pangsa pasar karena merek ini tidak seharusnya berada di posisi seperti sekarang". Jeep berencana untuk merilis dua mobil listrik pertamanya sebelum akhir tahun ini, menurut Filosa. Wagoneer S yang mewah akan datang lebih dulu.

Rencananya akan memasuki tahap produksi pada kuartal kedua tahun ini dan akan dimulai dengan produksi terbatas sebagai model 2024 sebelum mendapatkan produksi penuh pada tahun 2025. Berbeda dengan Wagoneer dan Grand Wagoneer berbahan bakar bensin saat ini, Wagoneer S menggunakan tenaga listrik. Angka awal yang diberikan oleh Jeep menyebutkan bahwa Wagoneer S adalah Jeep tercepat yang pernah ada, dengan kekuatan hingga 600 tenaga kuda dan waktu percepatan dari 0 hingga 60 mph (100 km/jam) dalam 3,5 detik.

Konsepnya memiliki jarak tempuh perkiraan 400 mil, tetapi kita belum mengetahui jarak tempuh yang diharapkan untuk versi produksi. Perkenalan Wagoneer S ini juga akan memulai perubahan pada saudara-saudara berbahan bakar bensinnya dalam hal pemasaran dan logo. Hal ini karena Filosa ingin menggabungkan nama Wagoneer kembali ke dalam merek Jeep.

"Kita sedang mengubah strategi Wagoneer, dan kita akan menggabungkan Wagoneer dan Grand Wagoneer menjadi Jeep". Artinya, ketika Wagoneer tiba pada akhir tahun ini, Wagoneer akan menggunakan logo Jeep daripada hanya logo "WAGONEER" yang saat ini terdapat pada model berbahan bakar bensin. Recon EV akan menyusul tak lama setelah Wagoneer S, dengan Jeep menargetkan memulai produksinya pada kuartal ketiga tahun ini dan dijual tepat sebelum akhir tahun.

Terinspirasi dari Wrangler 4xe plug-in hybrid, Recon akan menjadi SUV listrik dengan kemampuan off-road yang tangguh dan pintu yang mudah dilepas. Terdengar familiar? Baik Wagoneer S maupun Recon akan dibangun di atas platform baru Stellantis STLA Large, yang mampu menghasilkan berbagai jenis kendaraan dengan penggerak empat roda, penggerak roda depan, dan penggerak roda belakang serta tenaga listrik, bahan bakar bensin, dan powertrain hybrid. Filosa juga mengonfirmasi bahwa setelah diperkenalkannya Wagoneer S dan Recon pada tahun 2025, akan ada lima peluncuran produk baru lainnya.

Dia juga mengonfirmasi bahwa peluncuran tersebut akan mencakup model-model baru serta variasi pada nama-nama yang sudah ada, namun dia tidak akan memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut. Satu model yang diperkirakan akan kita lihat tahun depan adalah PHEV Gladiator yang sebelumnya bocor. Hal penting bagi Filosa adalah menawarkan konsumen sebanyak mungkin "kebebasan memilih".